Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

kehamilan

Kisah Bunda Baru Menyadari Hamil setelah Mengalami Jerawat Parah

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Selasa, 23 Jun 2026 18:30 WIB

Ilustrasi jerawat wajah
Ilustrasi Jerawat Hormonal saat Hamil/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Nuttawan Jayawan
Daftar Isi
Jakarta -

Jerawat hormonal merupakan salah satu perubahan yang dapat dialami ibu hamil akibat fluktuasi hormon. Hal inilah yang dialami seorang Bunda bernama Chiamaka Okudoh. Ia baru mengetahui dirinya sedang hamil setelah wajahnya dipenuhi jerawat hormonal yang cukup parah.

Chiamaka mengatakan bahwa ketika pertama kali menyadari jerawat di wajahnya, ia tidak tahu secara pasti penyebabnya. Setelah pergi menemui dokternya dan melakukan tes, ia baru menyadari sedang hamil.

"Dokter menyuruh saya untuk melakukan tes, tetapi saya sudah tahu bahwa saya mengalami jerawat hormonal. Namun saat itu, saya tidak tahu apa itu jerawat hormonal, jadi saya melakukan tes dan ternyata saya hamil," katanya, dilansir BBC.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Jerawat yang dialami Chiamaka cukup parah. Bunda tiga anak ini sempat menerima stigma negatif karena perubahan di kulit wajahnya.

"Kalau saya ingat apa yang orang bilang soal jerawat hormonal ini, saya bakal menangis," ungkapnya.

"Hal-hal yang orang-orang ceritakan pada saya, kalau diingat, saya akan menangis, karena itu dilontarkan dari orang-orang yang seharusnya mengerti apa yang sedang saya alami."

Chiamaka mengatakan bahwa jerawatnya mulai muncul saat ia hamil. Dokter memberi tahu bahwa ia akan melihat banyak perubahan pada tubuhnya selama mengandung bayi.

Chiamaka memutuskan untuk mengubah gaya hidupnya untuk mengatasi jerawat hormonal ini. Ia berhenti konsumsi makanan tidak sehat dan menggantinya dengan makanan bergizi.

"Kalau saya tidak mengobatinya dari dalam, itu tidak akan berhasil, karena semuanya terjadi di dalam tubuh. Saya lalu mulai menjalani gaya hidup sehat, dengan berhenti minum soda, berhenti makan es krim, pizza, dan burger," ujar Chiamaka.

"Saya mulai makan sayuran dan buah-buahan. Saya juga mulai berhenti makan semua makanan berlemak, dan mulai makan makanan sehat."

Apa itu jerawat hormonal?

Perlu diketahui, jerawat adalah kondisi kulit yang menyebabkan bercak dan kulit berminyak, yang terkadang terasa sakit saat disentuh. Jerawat hormonal menyerang wajah dan terkadang muncul di bagian tubuh lainnya, Bunda.

Dokter spesialis kulit, Dr. Anjali Mahto, mengatakan bahwa jerawat bukanlah masalah kecantikan atau kosmetik. Jerawat merupakan masalah medis yang berkaitan dengan hormon dan genetika, tetapi ada pengobatan medisnya.

"Jerawat adalah label yang digunakan oleh dokter kulit untuk menggambarkan kondisi kulit," kata Mahto.

Penyebab jerawat saat hamil

Penyebab utama jerawat saat hamil adalah peningkatan kadar hormon pada trimester pertama. Kadar hormon yang tinggi dapat meningkatkan produksi minyak alami kulit.

"Sulit untuk memprediksi siapa yang akan mengalami jerawat saat hamil. Namun, perempuan memiliki risiko lebih tinggi jika memiliki riwayat jerawat atau mengalami jerawat yang kambuh di awal siklus menstruasi," ungkap dokter kulit Debra Jaliman, MD, melansir dari Web MD.

"Jika tidak mengalami jerawat selama trimester pertama kehamilan, kemungkinan besar perempuan tidak akan mengalami jerawat yang tidak biasa selama trimester kedua atau ketiga."

Perawatan wajah berjerawat saat hamil

Jerawat saat kehamilan adalah kondisi yang normal, Bunda. Jerawat biasanya akan hilang ketika kadar hormon kembali normal.

Selama hamil, hal paling aman yang dapat dilakukan adalah menghindari obat jerawat resep atau perawatan jerawat kimia yang dijual bebas. Sebagai gantinya, Bunda dapat mengandalkan pengobatan rumahan tanpa obat.

"Tetapi sebelum memulai perawatan jerawat apa pun saat hamil atau berencana untuk hamil, coba bicarakan dengan dokter tentang apa yang terbaik dan teraman untuk kita," ujar Jaliman.

Tips mencegah jerawat saat hamil

Menjaga kesehatan kulit wajah dapat meminimalkan risiko jerawat saat hamil. Berikut cara yang dapat dilakukan untuk mencegah jerawat hormonal selama kehamilan:

  1. Saat mencuci wajah, gunakan pembersih yang lembut, bebas minyak, bebas alkohol, dan tidak abrasif.
  2. Gunakan kapas atau kain lap untuk membersihkan wajah dengan lembut. Bunda juga bisa menggunakan kain atau kapas yang bersih.
  3. Setelah mencuci wajah, bilas kulit dengan air hangat. Kemudian, tepuk-tepuk perlahan hingga kering dan oleskan pelembap.
  4. Hindari membersihkan wajah secara berlebihan karena dapat merangsang produksi kelenjar minyak kulit yang berlebih.
  5. Jika memiliki kulit berminyak, sebaiknya keramas setiap hari. Hindari penggunaan hair mousse atau pomade yang berminyak di dekat garis rambut.
  6. Ganti sarung bantal secara berkala.
  7. Hindari menyentuh wajah dengan tangan yang tidak bersih karena berisiko terpapar bakteri di jari-jari.
  8. Hindari menempelkan ponsel ke wajah.

Demikian kisah Bunda alami jerawat hormonal yang parah saat hamil, serta tips mencegah dan mengatasinya. Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda