Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

kehamilan

Mengenal Cara Kerja Postpil, Pil Kontrasepsi Darurat

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Kamis, 18 Jun 2026 11:10 WIB

Pil KB
Mengenal Cara Kerja Postpil, Pil Kontrasepsi Darurat/ Foto: iStock
Daftar Isi
Jakarta -

Pil kontrasepsi darurat dapat digunakan untuk mencegah kehamilan setelah berhubungan intim. Di Indonesia, pil kontrasepsi atau KB darurat dijual bebas dan dapat dibeli tanpa resep dari dokter, Bunda.

Salah satu jenis pil KB darurat yang bisa didapatkan di Indonesia adalah Postpil. Jenis kontrasepsi ini memiliki cara kerja yang sama seperti pil KB biasa.

Efektivitas pil KB darurat Postpil

Melansir dari laman website dan YouTube Sahabat Andalan, Postpil mengandung levonorgestrel 0,75 miligram (mg) di setiap tabletnya. Pil KB darurat ini diminum sesegera mungkin setelah berhubungan seksual tanpa pengaman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Postpil efektif mencegah kehamilan hingga 90 persen, Bunda. Semakin cepat dikonsumsi, maka efektivitasnya akan semakin tinggi.

Cara kerja Postpil dalam mencegah kehamilan

Kontrasepsi minum Postpil hanya dipakai dalam keadaan darurat saja ya, Bunda. Postpil dapat mencegah kehamilan dengan cara menunda dan mengentalkan lendir serviks, sehingga menurunkan pergerakan sperma.

Perlu diketahui, Postpil bukanlah pil aborsi karena memiliki kandungan yang sama dengan pil KB reguler, yaitu levonorgestrel. Namun, dosisnya yang lebih tinggi dapat mencegah kehamilan pada kondisi darurat.

Bila sudah terlanjur mengonsumsi Postpil dan mendapatkan kehamilan, Bunda tidak perlu khawatir. Postpil tidak memengaruhi kehamilan yang sudah terjadi.

Cara penggunaan Postpil

Postpil dapat dikonsumsi pada 2 kondisi, yakni:

  • Setelah berhubungan intim tidak direncanakan: Bunda dapat minum 2 tablet sekaligus sesegera mungkin atau sebelum 72 jam setelah berhubungan intim tanpa pengaman.
  • Sebelum berhubungan intim yang direncanakan: Bunda dapat minum 2 tablet sekaligus sesaat sebelum berhubungan intim.

Apa itu kontrasepsi darurat?

Pil kontrasepsi darurat dikenal juga dengan istilah morning after pill. Pil ini sebenarnya sudah tersedia lebih dari 30 tahun dan menjadi salah satu metode pengendalian kelahiran yang aman dan efektif.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan penggunaan kontrasepsi darurat dalam lima hari setelah berhubungan seksual. Namun, kontrasepsi ini lebih efektif bila diminum segera setelah berhubungan intim.

Menurut NHK Inggris, penggunaan kontrasepsi darurat, seperti pil, dapat mencegah kehamilan hingga lebih dari 95 persen bila digunakan dengan tepat, yakni dalam waktu lima hari setelah berhubungan seksual.

Sedangkan menurut WHO, dalam sebuah studi meta analisis dari dua penelitian menunjukkan bahwa kandungan dalam pil KB darurat memiliki efektivitas yang berbeda dalam mencegah kehamilan.

Jenis pil kontrasepsi darurat

Ada dua jenis pil kontrasepsi darurat yang dapat mencegah kehamilan. Berikut penjelasannya seperti dijelaskan oleh WHO dan dikutip dari laman Planned Parenthood:

1. Pil mengandung ulipristal acetate (UPA)

Penggunaan pil mengandung ulipristal acetate (UPA) ini harus dengan resep dari perawat atau dokter. Menurut studi, perempuan yang menggunakan pil jenis UPA memiliki peluang kehamilan sebesar 1,2 persen.

Pil kontrasepsi ini dapat dikonsumsi hingga 120 jam (5 hari) setelah berhubungan seksual tanpa kondom. Pil bekerja dengan baik pada hari ke-5 seperti halnya pada hari ke-1. WHO menganjurkan UPA diminum dalam dosis tunggal yakni 30 mg.

2. Pil mengandung levonorgestrel (LNG)

Peluang hamil pada penggunaan pil jenis levonorgestrel (LNG) sebesar 1,2 hingga 2,1 persen. Pil kontrasepsi yang mengandung levonorgestrel ini paling baik diminum dalam waktu 72 jam (3 hari) setelah berhubungan intim tanpa kondom.

Meski lewat 3 hari atau misalnya sudah 5 hari, pil kontrasepsi tetap bisa diminum. Tetapi, semakin cepat meminumnya, maka semakin baik kerja dan efektivitasnya.

WHO menganjurkan pil ini diminum dalam dosis tunggal 1,5 mg. Sebagai alternatif, pil dapat dikonsumsi dalam 2 dosis, yaitu 0,75 mg, dengan terpisah jarak 12 jam.

Demikian penjelasan terkait pil KB darurat, termasuk Postpil. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda