Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

kehamilan

Amankah Kacang Arab untuk Ibu Hamil? Kenali Manfaat, Samping & Cara Mengolahnya

Annisa Aulia Rahim   |   HaiBunda

Minggu, 14 Jun 2026 12:30 WIB

Top view of a brown bowl filled with chickpeas shot on rustic wood table. A wooden spoon is beside the bowl with some lentils on it. DSRL studio photo taken with Canon EOS 5D Mk II and Canon EF 100mm f/2.8L Macro IS USM
Amankah Kacang Arab untuk Ibu Hamil? Kenali Manfaat, Samping & Cara Mengolahnya/Foto: Getty Images/iStockphoto/fcafotodigital
Daftar Isi
Jakarta -

Saat hamil, Bunda tentu ingin mengonsumsi makanan yang bergizi untuk mendukung kesehatan diri sendiri dan tumbuh kembang janin. Salah satu makanan yang cukup populer adalah kacang arab atau chickpea. Namun, apakah kacang arab untuk ibu hamil aman dikonsumsi?

Kabar baiknya, kacang arab termasuk makanan yang aman dan bernutrisi tinggi untuk ibu hamil jika dikonsumsi dalam jumlah wajar dan diolah dengan benar. Kacang ini kaya akan protein, serat, folat, zat besi, serta berbagai vitamin dan mineral yang dibutuhkan selama kehamilan.

Yuk, kenali lebih jauh manfaat kacang arab untuk ibu hamil, efek samping yang mungkin muncul, serta cara mengolahnya agar lebih aman dan lezat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Bolehkah ibu hamil makan kacang arab?

Ya, ibu hamil boleh mengonsumsi kacang arab. Menurut rekomendasi para ahli gizi, kacang-kacangan termasuk bagian penting dari pola makan sehat selama kehamilan karena mengandung protein nabati, serat, vitamin B, zat besi, dan folat.

Folat sangat penting terutama pada trimester pertama karena berperan dalam pembentukan tabung saraf janin. Kekurangan folat selama kehamilan dapat meningkatkan risiko cacat lahir pada otak dan sumsum tulang belakang bayi.

Selain itu, kacang arab juga memiliki indeks glikemik yang relatif rendah sehingga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Manfaat kacang arab untuk ibu hamil

1. Membantu emenuhi kebutuhan folat

Kacang arab merupakan sumber folat alami yang baik. Nutrisi ini berperan penting dalam perkembangan sistem saraf janin dan membantu mengurangi risiko cacat tabung saraf.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients menyebutkan bahwa asupan folat yang cukup sebelum dan selama awal kehamilan sangat penting untuk mendukung perkembangan janin yang optimal.

2. Mendukung pertumbuhan janin

Kandungan protein dalam kacang arab membantu pembentukan jaringan tubuh bayi, termasuk otot, kulit, dan organ-organ penting.

Protein juga dibutuhkan tubuh ibu untuk mendukung pertumbuhan rahim dan payudara selama masa kehamilan.

3. Mencegah sembelit

Sembelit menjadi salah satu keluhan yang sering dialami ibu hamil akibat perubahan hormon dan tekanan rahim pada usus.

Kacang arab mengandung serat yang cukup tinggi sehingga dapat membantu melancarkan pencernaan dan menjaga kesehatan usus.

4. Membantu mencegah anemia

Kacang arab mengandung zat besi yang berperan dalam pembentukan sel darah merah. Kebutuhan zat besi meningkat selama kehamilan karena volume darah ibu bertambah untuk mendukung pertumbuhan janin.

Meski zat besi dari sumber nabati tidak diserap sebaik zat besi hewani, penyerapannya dapat ditingkatkan dengan mengonsumsi makanan kaya vitamin C.

5. Membantu menjaga kadar gula darah

Karbohidrat kompleks dan serat dalam kacang arab dicerna lebih lambat oleh tubuh sehingga membantu mengontrol lonjakan gula darah.

Hal ini dapat menjadi pilihan camilan sehat bagi ibu hamil yang ingin menjaga kadar gula darah tetap stabil.

6. Mendukung kesehatan jantung

Kacang arab mengandung magnesium, kalium, dan serat yang dapat membantu menjaga tekanan darah tetap sehat selama kehamilan.

Kandungan nutrisi kacang arab

Dalam sekitar 100 gram kacang arab matang, terkandung:

  • Kalori: sekitar 164 kkal
  • Protein: 8,9 gram
  • Serat: 7,6 gram
  • Folat: 172 mcg
  • Zat besi: 2,9 mg
  • Magnesium: 48 mg
  • Kalium: 291 mg
  • Kalsium: 49 mg

Kombinasi nutrisi tersebut menjadikan kacang arab sebagai salah satu makanan yang baik untuk mendukung kehamilan sehat.

Apakah ada efek samping kacang arab untuk ibu hamil?

Meski aman, konsumsi kacang arab berlebihan dapat menimbulkan beberapa keluhan, seperti:

1. Perut kembung dan bergas

Kacang arab mengandung oligosakarida, yaitu jenis karbohidrat yang dapat difermentasi oleh bakteri usus sehingga menghasilkan gas.

Akibatnya, sebagian ibu hamil mungkin mengalami:

  • Perut kembung
  • Sering kentut
  • Rasa tidak nyaman di perut

2. Gangguan pencernaan

Mengonsumsi serat terlalu banyak secara mendadak dapat menyebabkan:

  • Kram perut
  • Diare
  • Perut terasa penuh

Karena itu, sebaiknya tingkatkan konsumsi kacang arab secara bertahap dan pastikan Bunda cukup minum air putih.

3. Reaksi alergi

Walaupun jarang, beberapa orang dapat mengalami alergi terhadap kacang-kacangan. Segera hentikan konsumsi dan konsultasikan ke dokter jika muncul:

  • Gatal-gatal
  • Bengkak pada bibir atau wajah
  • Sesak napas

Cara mengolah kacang arab untuk ibu hamil

Agar lebih mudah dicerna dan aman dikonsumsi selama kehamilan, Bunda dapat mencoba beberapa cara berikut:

1. Direbus hingga empuk

Rendam kacang arab semalaman sebelum direbus. Cara ini membantu mengurangi senyawa penyebab kembung dan mempercepat proses memasak.

2. Dijadikan hummus

Hummus merupakan olahan kacang arab yang dihaluskan bersama minyak zaitun, bawang putih, dan perasan lemon. Cocok dijadikan olesan roti gandum atau pendamping sayuran.

3. Dicampurkan ke salad

Kacang arab matang dapat ditambahkan ke dalam salad sayur untuk meningkatkan kandungan protein dan serat.

4. Dijadikan sup

Campuran kacang arab dalam sup sayuran dapat menjadi menu bergizi dan mengenyangkan selama kehamilan.

Batas konsumsi kacang arab untuk ibu hamil

Tidak ada batas khusus yang ditetapkan, tetapi umumnya satu porsi sekitar ½ hingga 1 cangkir kacang arab matang per hari sudah cukup untuk mendapatkan manfaat nutrisinya sebagai bagian dari pola makan seimbang.

Yang terpenting, variasikan sumber protein dan nutrisi dari makanan lain seperti ikan, telur, daging tanpa lemak, sayuran, buah-buahan, serta produk susu.

Semoga kehamilan Bunda selalu diberi kesehatan, kelancaran, dan kebahagiaan hingga hari persalinan tiba.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda