Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

kehamilan

TFU Sesuai Usia Kehamilan: Cara Menghitung dan Penyebab Tidak Bertambah

Dwi Indah Nurcahyani   |   HaiBunda

Minggu, 07 Jun 2026 15:10 WIB

ibu hamil dan dokter
TFU Sesuai Usia Kehamilan: Cara Menghitung dan Penyebab Tidak Bertambah/Foto: Getty Images/DragonImages
Daftar Isi
Jakarta -

Tinggi fundus menjadi salah satu parameter pengukuran bagi pertumbuhan janin dalam kandungan. Ketahui TFU sesuai usia kehamilan: cara menghitung dan penyebab tidak bertambah.

Kesehatan janin dalam rahim penting dipantau secara rutin. Itulah mengapa penting sekali melakukan kontrol kehamilan setiap bulannya agar dokter dapat memantau pertumbuhan dan kesehatan janin di dalam kandungan apakah sudah sesuai dengan usia kehamilannya atau belum.

Mengenai TFU berdasarkan usia kehamilan

Tinggi fundus merupakan jarak antara bagian atas rahim dan tulang kemaluan perempuan. Dokter yang memeriksa TFU akan menggunakannya untuk mengukur apakah pertumbuhan janin sesuai perkembangannya atau tidak. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Dalam pengukuran, tinggi fundus diukur mulai usia 20 minggu kehamilan. Jika janin berukuran lebih kecil atau lebih besar dari rata-rata, bumil akan diarahkan melalui USG untuk mendapatkan ukuran yang lebih akurat.

TFU sendiri menjadi panduan bagi dokter dalam memberikan mereka informasi penting terkait ukuran, pertumbuhan, dan posisi janin di dalam rahim. Selain itu, TFU juga dapat membantu memverifikasi usia kehamilan seseorang, seperti dikutip dari laman Cleveland Clinic.

Setelah 20 minggu kehamilan, tinggi fundus dalam sentimeter seharusnya mendekati usia kehamilan Bunda. Misalnya, jika Bunda hamil 24 minggu, tinggi fundus atau TFU seharusnya sekitar 24 sentimeter.

Cara mengukur TFU (tinggi fundus uteri) sesuai usia kehamilan

Dalam mengukur TFU, tim medis akan mengukur tinggi fundus dengan menemukan simfisis pubis dan fundus. Simfisis pubis adalah sendi tulang rawan yang terletak di antara tulang kemaluan. Sementara fundus adalah bagian atas rahim. Dokter mungkin akan menekan dan meraba untuk menemukannya. 

Ada beberapa cara mengukur TFU sesuai usia kehamilan yang biasanya dilakukan. Berikut ini di antaranya:

1. Menggunakan caliper

Dalam menggunakan caliper, beberapa langkah yang dilakukan sebagai berikut ya, Bunda:

  • Ibu hamil akan dipersilahkan berbaring terlebih dahulu
  • Temukan titik acuan dan raba untuk menemukan batas atas tulang kemaluan (simfisis pubis)
  • Raba perut dengan lembut untuk menemukan puncak teratas rahim (fundus)
  • Posisikan caliper, letakkan salah satu bagiannya sekitar 0.75 cm di bawah batas atas tulang kemaluan. Lalu letakkan cabang lainnya di batas teratas fundus di sepanjang garis tengah perut ibu hamil
  • Ukur jarak antara kedua titik dan catat nilainya dalam sentimeter

2. Menggunakan pita ukur

  • Pastikan perut tidak lunak (tidak berkontraksi)
  • Lakukan palpasi perut untuk memungkinkan identifikasi fundus uterus yang akurat
  • Rekatkan pita ukur dengan tangan di bagian atas fundus
  • Gunakan pita ukur dengan sentimeter di bagian bawah untuk mengurangi bias
  • Rekatkan pita ukur di fundus dengan satu tangan
  • Ukur hingga bagian atas simfisis pubis (ukur dari bagian tas fundus ke bagian atas simfisis pubis dan pastikan pita ukur bersentuhan dengan kulit)
  • Ukur sepanjang sumbu longitudinal uterus tanpa mengoreksi ke garis tengah perut
  • Plot pada grafik yang disesuaikan dan tulis dalam catatan

3. Menggunakan metode jari

Berikut ini beberapa langkah-langkahnya:

  • Biarkan ibu hamil berbaring telentang
  • Ukur tinggi fundus dengan jari. Jika bagian atas rahim berada di bawah pusar, ukur berapa jari di bawah pusar. Jika bagian atas rahim berada di atas pusar, ukur berapa jari di atas pusar. 
  • Jika bayi tumbuh normal, lebar jari rahim harus naik pada trimester kedua (3-6 bulan kehamilan atau 15-27 minggu kehamilan)
  • Tinggi fundus harus meningkat sebanyak 6 lebar jari (dua lebar jari setiap bulan) pada trimester kedua seperti dikutip dari laman Open.edu.

Penyebab TFU terlalu besar

Tinggi fundus uteri sering kali di luar perkiraan di mana ukurannya lebih besar. Ada banyak alasan mengapa ibu hamil mengalami hal tersebut ya, Bunda. Berikut beberapa penyebab TFU terlalu besar:

  • Perkiraan tanggal lahir yang salah atau kehamilan yang lebih lanjut dari perkiraan
  • Penambahan berat badan ibu yang berlebihan selama kehamilan
  • Diabetes gestasional atau diabetes yang sudah ada sebelumnya yang menyebabkan bayi lebih besar (makrosomia)
  • Bayi yang secara alami lebih besar atau lebih panjang (faktor genetik)
  • Mengandung bayi kembar atau lebih
  • Cairan ketuban yang terlalu banyak (polihidramnios)
  • Otot perut yang lebih kendur dari kehamilan sebelumnya
  • Fibroid rahim
  • Variasi alami dalam bentuk atau postur tubuh ibu
  • Bayi dalam posisi sungsang atau tidak biasa
  • Kandung kemih penuh atau sembelit yang sementara meningkatkan ukuran perut seperti dikutip dari laman Pregatips.

Penyebab TFU terlalu kecil

Selain TFU yang terlalu besar, ternyata ada juga janin yang mengalami kasis TFU-nya terlalu kecil, Bun. Berikut beberapa penyebab TFU terlalu kecil yang perlu Bunda ketahui:

1. Perkiraan tanggal kelahiran yang salah di mana kehamilan kurang maju dari perkiraan
2. Bayi secara alami lebih kecil karena genetika orang tua
3. Nutrisi ibu yang buruk atau berat badan yang sangat rendah
4. Kondisi genetik atau kromosom yang memengaruhi pertumbuhan
5. Adanya masalah plasenta atau rahim yang mengurangi aliran darah dan oksigen ke bayi
6. Terdapat riwayat kesehatan ibu seperti tekanan darah tinggi, anemia, infeksi, diabetes, penyakit ginjal, paru-paru, atau jantung
7. Tipe atau bentuk tubuh ibu (karena beberapa perempuan menunjukkan perut yang lebih kecil meskipun pertumbuhannya normal).

Cara menangani TFU berdasarkan usia kehamilan yang terlalu besar atau kecil

Berbagai cara memang perlu dilakukan agar TFU pada janin dapat sesuai standar usia kehamilannya dan tidak terlalu besar atau terlalu kecil. Berikut beberapa penanganan TFU sesuai kasusnya ya, Bunda:

1. Penanganan TFU yang besar

  • Tetap aktif

Penelitian menunjukkan bahwa berolahraga selama kehamilan dapat menurunkan risiko makrosomia janin. Bicarakan dengan dokter terkait aktivitas fisik yang aman dilakukan untuk Bunda selama kehamilan.

  • Menambah berat badan dengan hati-hati

Menambahkan berat badan selama kehamilan perlu dilakukan dalam jumlah yang standar dan tak berlebihan. Biasanya yakni sekitar 11 hingga 16 kilogram untuk orang yang memiliki berat badan sehat sebelum kehamilan. Sementara, rang yang memiliki berat badan lebih saat hamil mungkin perlu menambah berat badan lebih sedikit.

  • Mengelola kondisi diabetes yang dimiliki

Jika Bunda memiliki riwayat diabetes, berdiskusilah dengan dokter untuk mengelola kondisi tersebut. Menjaga kadar gula darah dalam kisaran yang sehat ialah salah satu cara terbaik untuk mencegah masalah kesehatan selama kehamilan seperti dikutip dari laman Mayo Clinic.

2. Penanganan TFU yang kecil

Pada kasus TFU yang kecil, beberapa langkah penanganan yang biasanya dilakukan yakni sebagai berikut:

  • Mengonsumsi makanan sehat, seimbang, dan kaya protein 
  • Minum banyak air agar tetap terhidrasi
  • Menghindari merokok dan minum alkohol
  • Tidak melewatkan pemeriksaan kehamilan
  • Mengelola stres dan mendapatkan tidur yang cukup
  • Rajin berjalan kaki atau yoga

Perlu diingat bahwa kehamilan setiap orang akan berkembang secara unik. Dan, setiap perut akan bertumbuh secara berbeda-beda dan tidak perlu dikhawatirkan. Tinggi fundus hanyalah salah satu dari banyak tes yang dilakukan dokter selama kehamilan guna memastikan bayi tumbuh dengan baik. 

Jangan mengkhawatirkan berlebihan ketika tinggi fundus Bunda terlalu besar atau kecil karena dokter tahu yang terbaik untuk Bunda. Jadi, percayakan pada dokter dan pastikan Bunda tetap memberikan nutrisi terbaik untuk janin dan diri sendiri.

Semoga informasinya membantu ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda