Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

kehamilan

Viral Seblak Sebabkan Kanker Ovarium, Namun Dokter Sebut Malah Ini Pemicunya

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Rabu, 20 May 2026 12:20 WIB

Ilustrasi Dokter dan Pasien
Viral Seblak Sebabkan Kanker Ovarium, Namun Dokter Sebut Malah Ini Pemicunya/ Foto: Getty Images/iStockphoto/PonyWang
Jakarta -

Beberapa waktu lalu viral pengakuan asal Bekasi, yang mengalami kista ovarium. Pola makan ditengarai sebagai pemicu kista, Bunda.

Ia mengaku memiliki kebiasaan makan seblak, bakso, dan camilan pedas asin yang dikonsumsinya hampir tiap hari. Namun, benarkah seblak bisa memicu kista ovarium?

Konsumsi seblak sering dikaitkan dengan beberapa kondisi medis. Salah satunya dianggap sebagai penyebab kista ovarium hingga menjadi kanker ovarium.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Lantas, benarkah konsumsi seblak bisa memicu masalah di organ reproduksi perempuan? Simak penjelasan dari dokter berikut ini ya!

Apa itu kista ovarium?

Sebelum membahas kaitan seblak dan kaitannya dengan masalah di organ reproduksi, Bunda perlu memahami dulu tentang kista ovarium. Nah, menurut dokter spesialis Obstetri & Ginekologi, dr Med. Firman Santoso, SpOG dari Brawijaya Hospital, secara garis besar perempuan memiliki dua jenis kista ovarium, yakni yang fungsional dan disfungsional.

"Jadi setiap wanita, dalam fase reproduksi atau fase subur sebelum mereka menopause, mereka pasti akan memiliki kista fungsional atau hormonal. Setiap bulan ketika mereka mengalami siklus menstruasi, itu kan selalu dihasilkan sel telur yang matang ya," kata Firman saat berbincang dengan detikcom di Jakarta, Kamis (7/5/26).

"Nah itu kita sebutnya kita yang fungsional, yang come and gone terus berlangsung sepanjang umur hidupnya sampai pasien ini menopause. Baru nanti kista fungsional tidak akan ada lagi."

Pada kista disfungsional atau yang tidak normal, kualitas hidup pasien bisa terganggu. Firman mengatakan bahwa kista jenis ini banyak sekali jenisnya, Bunda. Namun, yang paling sering ditemukan adalah jenis endometriosis.

"Kemudian ada juga kista jenis dermoid, yang merupakan kista bawaan. Jadi isinya itu rambut, gigi, tulang. Jadi kalau menurut masyarakat kita kayak disantet, padahal bukan," ungkap Firman.

"Kemudian ada jenis kista-kista yang lain, seperti jenis mucinous cystadenoma, serous cystadenoma. Kemudian kista jenis lain yang bercampur dengan komponen tumor jinak, misalnya fibroma itu isinya bukan lagi cairan tapi merupakan tumor padat," lanjutnya.

Perempuan usia remaja hingga dewasa (20-an tahun sampai 50-an) lebih berisiko mengalami kista disfungsional. Penyebabnya bisa karena gaya hidup yang tidak sehat.

Lantas, benarkah gaya hidup seperti konsumsi seblak bisa menyebabkan kista ovarium hingga kanker di sistem reproduksi perempuan?

TERUSKAN MEMBACA DI SINI.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

ADVERTISEMENT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda