Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

kehamilan

Cerita Haru Saudara Kembar Berjuang Melawan Infertilitas, kini Jalani Kehamilan Anak Bersama

Annisa Aulia Rahim   |   HaiBunda

Jumat, 08 May 2026 21:10 WIB

Saudara Kembar Hamil
Cerita Haru Saudara Kembar Berjuang Melawan Infertilitas, kini Jalani Kehamilan Anak Bersama/Foto: Getty Images/drxy
Jakarta -

Bunda, pernah nggak sih ngebayangin punya sahabat hidup yang selalu ada di setiap fase? Dari kecil bareng, tumbuh bareng, sampai punya mimpi yang sama.

Kisah ini datang dari dua saudara kembar, Averi Mitton dan Ali Hamel, yang hidupnya benar-benar seperti 'cermin' satu sama lain. Mereka bukan cuma saudara, tapi juga partner hidup. Bahkan, mereka bekerja bareng sebagai perawat ICU di Fresno.

Dan seperti banyak perempuan lainnya, mereka punya mimpi sederhana: Jadi ibu dan membesarkan anak bersama. Berikut kisahnya dikutip dari Abc30.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Cerita haru saudara kembar berjuang melawan infertilitas

Mereka telah lama bermimpi membesarkan anak-anak mereka bersama. Mimpi itu pernah tampak tidak pasti bagi Hamel setelah ia didiagnosis menderita tumor hipofisis pada tahun 2021. Hamel menjalani operasi untuk mengangkat sebagian tumor dan awalnya percaya perjalanan kesuburannya akan membaik.

"Saya berhasil menjalani operasi dan mengangkat sebagian tumor itu, kami pikir setelah itu perjalanan kesuburan saya akan berjalan lancar, tetapi ternyata tidak," kata Hamel.

Ia berjuang melawan infertilitas selama beberapa tahun dan mengalami keguguran pada tahun 2025. Saat Mitton mulai membangun keluarganya, Hamel khawatir ia tidak akan bisa berbagi pengalaman tersebut.

"Saya merasa anak-anaknya akan tumbuh dewasa dan saya tidak akan bisa mengalami bagian kehidupan itu bersamanya," kata Hamel.

Setelah beberapa kali menjalani perawatan kesuburan, Hamel merasakan sesuatu yang berbeda sebelum memulai perawatan kelima.

"Saat saya mendapatkan hasil tes kehamilan itu, itu adalah kejutan terbesar dalam hidup saya," katanya.

Kondisi ini bikin hormon jadi enggak seimbang dan bisa berdampak ke kesuburan. Dalam banyak kasus, ini juga berkaitan dengan infertilitas. Hamel pun menjalani operasi. Harapannya sederhana semoga setelah ini, jalannya untuk hamil jadi lebih terbuka.

Tapi kenyataannya, perjuangannya justru makin panjang. Ia harus menjalani berbagai program kehamilan, menunggu dengan penuh harap… sampai akhirnya harus menghadapi kenyataan pahit: Keguguran.

Di saat yang sama, saudara kembarnya mulai lebih dulu menjalani kehidupan sebagai ibu. Dan di sinilah perasaan campur aduk itu datang.

Senang, tentu. Tapi di sisi lain, ada rasa takut… “Jangan-jangan aku nggak akan sampai ke fase itu.”

Datangnya keajaiban

Setelah semua yang terjadi, Hamel memutuskan untuk mencoba sekali lagi. Nggak ada ekspektasi besar, mungkin malah lebih ke “coba saja dulu”. Tapi justru di momen itulah, hal yang nggak disangka terjadi.

Tes kehamilannya positif. Bukan cuma bahagia, ini seperti jawaban dari semua doa yang selama ini ia simpan diam-diam. Tangisnya pecah. Keluarganya pun ikut larut dalam momen haru itu.

"Kehamilannya adalah hal besar bagi seluruh keluarga kami," kata Mitton.

Kedua saudari ini memiliki selisih usia kehamilan sekitar empat minggu dan menunjukkan gejala yang serupa. Mitton, yang pernah hamil sebelumnya, menggunakan pengalamannya untuk membantu membimbing saudara perempuannya.

Bagi Hamel, kehamilan ini mewakili lebih dari sekadar kebahagiaan yang telah lama dinantikan.

"Ketika saya mendengar detak jantung putra saya untuk pertama kalinya, itu adalah sesuatu yang telah lama saya nantikan. Rasanya seperti semua bulan yang sulit dan kesedihan yang saya alami telah hilang begitu saja," katanya.

Yang bikin cerita ini makin spesial. Mereka sekarang sama-sama hamil, Bunda. Dengan jarak usia kandungan cuma sekitar 4 minggu. Seolah hidup “mengembalikan” momen yang dulu sempat terasa hilang.

Si kembar kini bersiap untuk babak selanjutnya bersama. Mitton diperkirakan akan melahirkan bayi perempuan pada bulan Oktober, sementara Hamel akan menyambut bayi laki-laki pada bulan November. Mereka bahkan mengalami hal-hal yang mirip selama hamil dari keluhan kecil sampai momen bahagia. Dan sekarang, mereka menjalani fase ini bersama.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

ADVERTISEMENT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda