kehamilan
Ini Dia 4 Bayi Terbesar yang Pernah Dilahirkan Sepanjang Sejarah, Ada yang Capai 10 Kg!
HaiBunda
Selasa, 21 Apr 2026 08:50 WIB
Daftar Isi
Para Bunda terpilih ini sukses melahirkan bayi dengan bobot yang cukup besar dan memiliki panjang badan luar biasa. Ketahui 4 bayi terbesar yang pernah dilahirkan sepanjang sejarah, ada yang capai 10 kg, lho Bunda.
Proses persalinan memang selalu memiliki ceritanya sendiri ya, Bunda. Bagi sebagian Bunda di berbagai belahan dunia, ada juga yang memiliki bayi dan tercatat dalam sejarah karena bayi mereka masuk dalam deretan bayi terbesar dan terpanjang.
4 Bayi terbesar yang pernah dilahirkan sepanjang sejarah
Anugerah memiliki anak dengan berat dan panjang yang di luar rata-rata terbukti memang ada ya, Bunda. Meskipun tidak terdokumentasi dengan baik, berikut ini mereka para bayi luar biasa yang tercatat di sejarah karena masuk dalam kategori bayi terbesar:
1. Bayi dari Sig. Carmelina FedeleÂ
Adalah bayi dari Sig. Carmelina Fedele (Italia) di Aversa, Italia, yang lahir pada September 1955 menjadi salah satu bayi terberat dan lahir dari ibu yang sehat. Bayi dari Sig. Carmelina dilahirkan dengan berat 10,2 kg.
2. Bayi dari Christina Samane (Afrika Selatan)
Bunda dari Afrika Selatan ini juga melahirkan anak dengan berat 10,2 kg, tetapi kasus ini kemudian didiskualifikasi karena anak tersebut menderita sindrom Weaver, yang menyebabkan pertumbuhan berlebihan pada anak-anak karena kelainan pada gen orang tua.
3. Bayi dari Francisca Ramos dos Santos (Brasil)
Fransisca tercatat melahirkan putranya, Ademilton melalui operasi caesar dengan 7.57 kg pada 18 Januari 2005 di Salvador, Brasil, seperti dikutip dari laman Guinnessworldrecords.
4. Bayi dari Sadaat Cor (Turki)
Pada tanggal 3 Juni 1961, dilaporkan bahwa seorang bayi laki-laki dengan berat 11 kg lahir dari Ibu Sadaat Cor (Turki). Namun, pada Januari 1978 terungkap bahwa, meskipun disiarkan oleh sebuah kantor berita besar, laporan ini tidak dapat diandalkan.
Selain itu, ada juga bayi dari Anne Bates (nee Swan), seorang perempuan besar yang lahir di Kanada, 6 Agustus 1846 dan meninggal 5 Agustus 1888. Tingginya mencapari 241,3 cm yang melahirkan seorang bayi laki-laki dengan berat 9,98 kg (22 pon) dan panjang 71,12 cm (28 inci) di rumahnya di Seville, Ohio, AS, pada 19 Januari 1879.
Dengan panjang 71,12 sentimeter (28 inci), bayi ini juga merupakan bayi terpanjang yang pernah tercatat. Bayi tersebut diketahui tidak diberi nama resmi tetapi hanya disebut sebagai 'Babe'. Sayangnya, bayi tersebut meninggal 11 jam kemudian. Dilaporkan bahwa ketika air ketuban Anna pecah, ia kehilangan sekitar enam galon cairan.
Berbagai hal yang dipertimbangkan jelang persalinan bayi besar
Melahirkan bayi besar tentu menjadi sebuah anugerah sekaligus proses yang penuh tantangan. Mengingat bayi yang akan dilahirkan memiliki bobot yang lebih dari bayi pada umumnya, berbagai hal mungkin bisa memengaruhi proses persalinan yang dilalui.
Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan, seperti dikutip dari laman Utswmed:
1. Menentukan batas besar dari bayi mungkin sulit. Biasanya, sebagian besar orang menganggap bahwa perkiraan berat bayi yang lebih dari 4.500 gram dianggap sebagai bayi yang lebih besar dari normal atau makrosomia.Â
Tetapi, yang sebenarnya lebih penting diketahui yakni apakah bayi tersebut terlalu besar untuk panggul ibunya. Sebab, berat hanyalah salah satu faktor yang dipertimbangkan dokter untuk memperkirakan peluang pasien berhasil melahirkan secara normal.
2. USG tidak terlalu andal memperkirakan berat janin menjelang akhir kehamilan
USG menggunakan volume untuk menghitung berat janin. Ia mengambil pengukuran kepala, lingkar pinggang, dan beberapa tulang dan menghasilkan perkiraan. Tetapi ia tidak dapat mengukur kepadatan jaringan janin secara langsung.
3. Faktor kesehatan dan riwayat tertentu meningkatkan risiko ibu yang memiliki bayi besar. Salah satunya yakni ibu dengan riwayat diabetes dan obesitas yang berisiko memiliki bayi yang menjadi lebih besar sehingga perlu dipertimbangkan.
4. Kekhawatiran dan risiko bagi ibu dan bayi dari kelahiran bayi makrosomia perlu diperhatikan. Salah satunya yakni adanya trauma kelahiran bagi bayi, terutama sesuatu yang disebut distosia bahu, di mana setelah kepala bayi keluar, sisa tubuhnya tidak keluar dengan mudah.
Nah, jika Bunda berisiko melahirkan bayi besar, ada baiknya berkonsultasi dengan dokter dan dalam pengawasan dokter secara rutin ya, Bunda.
Semoga informasinya membantu, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kehamilan
Ciri-ciri Hamil dengan Janin Berukuran Besar
Kehamilan
Penyebab Bayi Alami Makrosomia, Kondisi Lahir Terlalu Besar dan Risikonya untuk Bunda
Kehamilan
Ibu Hamil Mengandung Bayi Besar Apakah Bisa Melahirkan Normal?
Kehamilan
Cerita Bunda Melahirkan Bayi Beratnya 6,3 Kg, Terbesar Ketiga di Inggris
Kehamilan
9 Penyebab Makrosomia, Kondisi Hamil dengan Janin Berukuran Besar
5 Foto
Kehamilan
2 Kali Keguguran, Intip 5 Potret Kebahagiaan Ashilla Zee Eks Blink Melahirkan Anak Pertama
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Normalkah Perut Ibu Hamil Tampak Lebih Besar Dibandingkan Usia Sebenarnya?
Kisah Bunda Melahirkan Bayi dengan Berat Hampir 6 Kg, Sempat Panik & Takut saat Persalinan
Hamil di Usia 58 Th dari Prosedur Bayi Tabung, Kisah Bunda Ini Sempat Bikin Heboh Medsos