kehamilan
Hormon hCG Tidak Turun setelah Keguguran? Ini Fakta Penyebab & Cara Mengatasinya
HaiBunda
Minggu, 05 Apr 2026 08:30 WIB
Daftar Isi
Keguguran menjadi pengalaman emosional yang berat. Jika sudah tidak hamil, orang berpikir hormon human chorionic gonadotropin (hCG) akan turun. Namun, bagaimana jika hormon hCG tidak turun setelah keguguran?Â
Jika Bunda mengalaminya, memang ini bisa terjadi. Banyak perempuan yang mengalami hal yang sama. Yuk ketahui penyebab dan cara menghilangkannya.
Apa itu hormon hCG dan fungsinya?
Hormon hCG adalah hormon yang diproduksi plasenta dan sangat penting dalam kehamilan. Melansir Healthcenter, tes kehamilan urine dan darah bekerja dengan mendeteksi hCG dan ketika hCG ada, tes kehamilan positif.
Saat hamil, kadar hCG meningkat pesat di awal kehamilan, mencapai puncaknya sekitar usia 8–11 minggu. Kemudian perlahan turun.
Dokter juga dapat mengukur seberapa tinggi kadar hCG seseorang dalam darah menggunakan tes kuantitatif. Kadar hCG berfluktuasi, tetapi meningkat pada awal kehamilan dan tetap ada sepanjang kehamilan, sehingga tes kehamilan yang dilakukan kapan pun selama kehamilan akan menunjukkan hasil positif.
Kenapa hormon hCG tidak turun setelah keguguran?
Kadar hCG terkadang diukur selama kehamilan untuk membantu mempelajari lebih lanjut tentang kesehatan kehamilan. Tidak ada kadar hCGÂ 'normal' selama kehamilan. Setelah keguguran, kadar hCG turun kembali hampir ke nol, meskipun jangka waktunya bervariasi.
Terkadang, tidak jelas apakah seseorang mengalami keguguran. Dalam kasus ini, memantau kadar hCG dapat bermanfaat. Setelah keguguran, kadar hCG seharusnya turun, rata-rata, sekitar 50 persen setiap 48 jam. Sebagian besar akan melihat kadar hCG mereka turun 50 persen dalam tujuh hari.
Lantas kenapa hormon hCG tidak turun setelah keguguran? Ada beberapa alasan mengapa kadar hCG tidak turun seperti yang diharapkan.Â
1. Kehamilan ektopik
Kehamilan ektopik adalah kehamilan di mana embrio tumbuh di luar rahim. Beberapa tidak menunjukkan gejala, tetapi terkadang, perempuan mungkin mengalami gejala yang membuatnya berpikir mengalami keguguran. Tes kehamilan akan positif, tetapi USG tidak akan menunjukkan embrio yang tumbuh di dalam rahim. Bagi orang-orang ini, jika kehamilan ektopik masih berkembang, kadar hCG akan menurun perlahan.
2. Sesuatu yang disebut 'jaringan trofoblastik yang tertahan'Â
Ini adalah jaringan gestasional (jaringan yang terkait dengan kehamilan) yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan embrio di awal kehamilan. Dalam setiap situasi ini, masih ada jaringan yang memproduksi hCG di dalam tubuh Bunda meskipun Bunda tidak lagi hamil atau tampaknya tidak lagi hamil.
3. Kehamilan mola atau hamil anggur
Salah satu penyebab langka kadar hCG tidak turun seperti yang diharapkan adalah jika Bunda mengalami kehamilan mola, jenis kehamilan yang tidak dapat bertahan hidup di mana kadar hCG menjadi sangat tinggi. Kehamilan mola bisa menyebabkan kadar hCG sangat tinggi dan tidak turun setelah tindakan kuret.
4. Sisa jaringan kehamilan
Kondisi ini disebut retained products of conception. Artinya, masih ada jaringan plasenta atau kehamilan yang tertinggal di dalam rahim sehingga tubuh masih memproduksi hCG. Kondisi ini bisa terdeteksi melalui USG Transvaginal.
Kapan hormon hCG akan turun setelah keguguran?
Melansir dari Romper, setelah mengalami keguguran biasanya kadar hormon hCG akan menurun dengan cepat. Namun, penurunan yang cepat tersebut tak membuat hormon hCG sudah benar-benar hilang dari tubuh.
Tak ada waktu yang pasti terkait kapan hormon hCG hilang setelah keguguran. Ini karena hilangnya hormon hCG bergantung kepada seberapa jauh kehamilan telah berlangsung dan kondisi tubuh, Bunda.Â
"Jadi, lama waktu yang dibutuhkan untuk hCG benar-benar meninggalkan tubuh adalah hasil dari tingkat awal saat keguguran terjadi. Semakin lama masa kehamilan trimester pertama, semakin tinggi tingkat awal hCG, dan semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk jumlah hCG tersebut dibersihkan dari sistem," kata dr. Lucky Sekhon, spesialis kesuburan di New York.
Untuk itu, setiap Bunda memiliki waktu yang berbeda sampai hormon hCG benar-benar hilang dari dalam tubuh. Untuk mengetahui apakah hormon hCG sudah hilang setelah keguguran ada baiknya untuk berkonsultasi kepada dokter.
Cara mengatasi hormon hCG yang tidak turun setelah keguguran
Cara mengatasi hormon hCG yang tidak turun itu tergantung pada penyebabnya, Bunda. Namun, belum ada cara alami atau herbal yang terbukti secara ilmiah menghilangkan hCG. Berikut beberapa cara mengatasinya dari berbagai sumber:
- Jika ada sisa jaringan, dokter bisa menyarankan kuret atau tindakan medis tertentu
- Jika kehamilan ektopik, mungkin perlu obat atau operasi
- Jika mola, perlu pemantauan ketat dan terapi khusus
Kadar hormon hCG akan turun dengan sendirinya setelah sumber produksinya hilang.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kehamilan
Kisah Pilu Bunda 13 Kali Hamil, hanya 3 Anak Berhasil Lahir
Kehamilan
Keluar Gumpalan Daging saat Keguguran, Perlukah Dikuret?
Kehamilan
Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan agar Bunda Cepat Hamil?
Kehamilan
Adakah Efek Samping Minum Pil Kontrasespsi Darurat untuk Kesehatan Reproduksi Bunda?
Kehamilan
Kapan Hormon hCG Hilang dari Tubuh setelah Keguguran?
7 Foto
Kehamilan
7 Potret Seleb yang Pernah Alami Keguguran saat Hamil Anak Pertama
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
9 Kesalahan saat Tes Kehamilan yang Sering Terjadi
Belum Ada Test Pack, Begini Cara Orang Zaman Dulu Mendeteksi Kehamilan
Hasil Test Pack 1 Garis tapi Warna Sangat Merah dan Tebal, Ini Artinya