Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

kehamilan

Bunda Ini Bingung Hamil 7 Bulan tapi Tak Muncul Baby Bump, Kok Bisa?

Annisa Aulia Rahim   |   HaiBunda

Kamis, 26 Mar 2026 20:40 WIB

Ilustrasi sakit perut
Bunda Ini Bingung Hamil 7 Bulan tapi Tak Muncul Baby Bump, Kok Bisa?/Foto: Getty Images/draganab
Daftar Isi
Jakarta -

Sebagian besar ibu hamil mulai menunjukkan baby bump yang jelas saat memasuki trimester kedua. Namun, ada juga kondisi perut tetap terlihat kecil bahkan ketika usia kehamilan sudah memasuki bulan ketujuh. Hal ini sempat dialami seorang ibu yang mengaku kebingungan karena di usia kehamilan sekitar 7 bulan, perutnya masih terlihat seperti belum hamil.

Fenomena ini sebenarnya tidak selalu berbahaya. Para ahli menjelaskan bahwa ukuran baby bump bisa berbeda-beda pada setiap ibu hamil, tergantung berbagai faktor tubuh dan kondisi kehamilan.

Seorang ibu membagikan kisahnya yang cukup mengejutkan: saat ia mengumumkan kehamilannya kepada atasan di kantor, usia kandungannya sudah 7 bulan, tetapi perutnya masih terlihat datar dan tidak menunjukkan baby bump. Banyak rekan kerjanya bahkan tidak percaya bahwa ia sedang hamil. 

Cerita ini menjadi viral karena kebanyakan orang mengira bahwa pada usia kehamilan tujuh bulan, perut ibu hamil pasti sudah besar dan terlihat jelas.

Kisah Bunda yang hamil 7 bulan tanpa baby bump

Dalam cerita yang dikutip dari YourTango, seorang ibu bernama Casandra Reid menceritakan pengalaman uniknya selama dua kali kehamilan.

Ia mengaku hampir tidak mengalami perubahan fisik yang terlihat. Bahkan, ketika ia memberi tahu kantor bahwa dirinya hamil tujuh bulan dan akan segera mengambil cuti melahirkan, banyak orang terkejut karena tidak ada perut yang membesar sebagai 'bukti' kehamilan. 

Beberapa rekan kerja bahkan bercanda dan meragukan kehamilannya karena sulit dipercaya seseorang bisa hamil tua tanpa baby bump.

Hal yang lebih mengejutkan, selama kehamilan tersebut ia hampir tidak mengalami kenaikan berat badan. Namun pada akhirnya, kedua anaknya lahir dengan berat sekitar 3,1 kg (7 pon) dan dalam kondisi sehat. 

Kenapa baby bump bisa tidak terlihat?

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal American Journal of Obstetrics and Gynecology menjelaskan bahwa ukuran perut ibu hamil sering diukur menggunakan metode fundal height atau tinggi fundus rahim. Metode ini membantu dokter menilai pertumbuhan janin.

Dalam studi tersebut, peneliti menemukan bahwa variasi ukuran perut ibu hamil sangat umum terjadi. Bahkan pada usia kehamilan yang sama, ukuran baby bump dapat berbeda hingga beberapa sentimeter tanpa menunjukkan adanya masalah kesehatan.

Selain itu, dikutip dari Mayo Clinic juga menyebutkan bahwa faktor genetik, struktur panggul, hingga berat badan ibu sebelum hamil dapat memengaruhi seberapa besar baby bump terlihat dari luar.

Berikut beberapa alasan mengapa baby bump bisa terlihat kecil atau bahkan hampir tidak tampak.

Postur dan bentuk tubuh ibu hamil tanpa baby bump

Ibu dengan tubuh tinggi atau memiliki otot perut yang kuat sering kali memiliki ruang lebih besar untuk rahim berkembang ke arah dalam. Akibatnya, perut tidak terlalu menonjol ke luar meskipun usia kehamilan sudah cukup besar.

1. Posisi bayi di dalam rahim

Posisi janin juga dapat memengaruhi bentuk perut. Jika bayi berada lebih ke arah belakang atau dekat tulang belakang ibu, baby bump bisa terlihat lebih kecil.

2. Kehamilan pertama

Pada kehamilan pertama, otot perut biasanya masih lebih kencang sehingga rahim tertahan lebih ke dalam. Hal ini membuat perut terlihat lebih kecil dibandingkan kehamilan berikutnya.

3. Jumlah cairan ketuban

Volume cairan ketuban juga memengaruhi ukuran perut. Dalam kondisi tertentu seperti Oligohidramnion, jumlah cairan ketuban lebih sedikit sehingga perut tampak lebih kecil.

4. Ukuran janin yang kecil

Baby bump yang tidak terlalu terlihat juga bisa disebabkan oleh ukuran janin yang lebih kecil dari rata-rata atau kondisi Intrauterine Growth Restriction (IUGR), yaitu gangguan pertumbuhan janin di dalam rahim.

Kapan Bunda perlu waspada?

Meskipun baby bump kecil bisa normal, Bunda tetap perlu berkonsultasi dengan dokter jika mengalami beberapa kondisi berikut:

  • Gerakan janin terasa berkurang
  • Perut tidak mengalami pertumbuhan selama beberapa minggu
  • Dokter mencurigai adanya gangguan pertumbuhan janin
  • Hasil pemeriksaan menunjukkan cairan ketuban rendah

Biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan seperti USG untuk memastikan kondisi janin dan rahim dalam keadaan baik.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda