kehamilan
4 Langkah Mudah Menjaga Kesehatan Payudara Sebelum, Selama, dan Setelah Kehamilan
HaiBunda
Selasa, 24 Mar 2026 08:10 WIB
Selama kehamilan, Bunda tentu memperhatikan adanya banyak perubahan pada payudara. Bahkan, tanpa disadari, perubahan itu sebenarnya sudah berlangsung sejak sebelum hamil, selama masa kehamilan, hingga setelah melahirkan dan menyusui, lho Bunda.
Selama periode itu, perubahan hormon membuat payudara menjadi lebih sensitif, membesar, hingga mempersiapkan diri untuk produksi ASI.
Maka itu, menjaga kesehatan payudara sejak dini sangat penting agar Bunda tetap nyaman dan terhindar dari berbagai masalah seperti nyeri, infeksi, atau saluran ASI tersumbat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cara menjaga kesehatan payudara sebelum, selama, dan setelah kehamilan
Simak yuk Bunda cara menjaga kesehatan payudara sebagai berikut, seperti dikutip dari laman SELF.:
1. Pelajari risiko pribadi terkait kanker payudara sebelum hamil
Dengan meningkatnya kasus kanker payudara pada kelompok usia muda, dokter kini merekomendasikan untuk melakukan penilaian risiko kanker payudara sedini mungkin pada usia 25 tahun, jauh sebelum usia standar dimulainya mammogram yaitu 40 tahun.
Alasannya, jika kemungkinan seseorang terkena penyakit ini seumur hidup lebih tinggi, mereka mungkin memenuhi syarat untuk jenis skrining yang lebih awal, lebih sering, atau lebih sensitif, seperti MRI payudara, kata Elizabeth Comen, MD, seorang ahli onkologi medis yang mengkhususkan diri dalam kanker payudara dan profesor kedokteran di NYU Langone.
Dan, melakukan pengawasan ekstra sebelum kehamilan dapat meningkatkan peluang seseorang untuk mendeteksi perubahan mencurigakan sejak dini, kata Carmen Calfa, MD, seorang ahli onkologi medis payudara di Sylvester Comprehensive Cancer Center di University of Miami Health System.
2. Terapkan perubahan gaya hidup positif
Penelitian menunjukkan 40 persen kasus dipicu oleh perilaku sehari-hari yang sebenarnya dapat diubah. Dan, gaya hidup adalah penyebab utama di balik meningkatnya angka kejadian pada kaum muda.
Mengurangi konsumsi alkohol, menghindari segala jenis produk tembakau, mengonsumsi sebagian besar makanan nabati (dan sedikit makanan olahan), dan berolahraga secara teratur adalah kebiasaan utama yang disarankan Dr. Comen untuk menurunkan risiko kanker sebelum, selama, dan setelah kehamilan.
3. Laporkan perubahan payudara yang tidak biasa selama dan setelah kehamilan pada dokter
Perubahan payudara adalah hal yang wajar selama kehamilan dan pasca persalinan seperti payudara bisa membengkak, membesar, dan terasa nyeri, dan puting mungkin tampak lebih gelap. Setelah melahirkan, baik menyusui atau tidak, rasa sakit dan bahkan munculnya benjolan pada satu atau kedua payudara yang disebabkan oleh saluran ASI yang tersumbat, mastitis, atau kista jinak adalah hal yang umum, kata Dr Eleonora Teplinsky, MD, kepala onkologi medis payudara dan ginekologi di Valley-Mount Sinai Comprehensive Cancer Care, di New Jersey..
Tetapi, pada saat yang sama, perubahan ini dan perubahan lain yang tampak tak biasa seperti penebalan kulit, puting yang masuk ke dalam, kemerahan, lesung pipit, juga bisa menjadi tanda kanker dan memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
4. Berjuang untuk diri sendiri jika penjelasan yang diterima tampaknya tidak benar
Karena betapa mudahnya kanker payudara dapat menyamar sebagai perubahan payudara jinak selama dan setelah kehamilan, bahkan dokter yang bermaksud baik pun dapat melewatkannya. Jika menemukan ada sesuatu yang tidak sesuai, misalnya Bunda diberitahu bahwa mengalami penyumbatan saluran ASI, tetapi ASI mengalir dengan bai atau gejalanya bertahan lebih dari dua minggu dan tak kunjung sembuh diobati, itu adalah alasan untuk membahasnya lebih dalam dengan dokter.
Mendesak untuk pemeriksaan lengkap dapat berarti mendapatkan perawatan lebih cepat jika ternyata itu kanker, dan semakin cepat memulai, semakin efektif pengobatannya, kata Dr. Teplinsky.
Demikian penjelasan cara menjaga kesehatan payudara sebelum, selama, dan setelah kehamilan. Semoga informasinya membantu, Bun.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kehamilan
Tumor Phyllodes: Penyebab Langka di Balik Hasil Positif Palsu Tes Kehamilan
Kehamilan
Apakah Pregnancy Glow Bisa Bertahan Bahkan setelah Melahirkan? Ini Penjelasannya
Kehamilan
5 Keluhan saat Hamil yang Tak Hanya Disebabkan Perubahan Hormon
Kehamilan
Aurelie Moeramans Curhat Keseruan Hamil Anak Pertama, Rasakan Tendangan Janin hingga Jerawatan
Kehamilan
6 Bagian Tubuh Ini Jadi Lebih Sensitif saat Hamil, Hidung hingga Vagina
9 Foto
Kehamilan
9 Potret Gaya Busana Keluarga Kerajaan Inggris Usai Melahirkan
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Terungkap, Almarhum Mpok Alpa Ternyata Tunda Pengobatan Kanker Demi Melahirkan dan Menyusui Bayi Kembar
Kisah Bunda Didiagnosis Kanker Payudara saat Menyusui Anak Ketiga & Hamil Anak Keempat
Tumor Phyllodes: Penyebab Langka di Balik Hasil Positif Palsu Tes Kehamilan