kehamilan
Amankah Ibu Hamil Pakai Retinol dalam Skincare? Simak Penjelasan Pakar
HaiBunda
Senin, 23 Feb 2026 19:10 WIB
Daftar Isi
Retinol merupakan salah satu kandungan skincare yang diklaim bisa meminimalkan efek penuaan. Banyak prodik mengandung retinol juga disebut dapat mengobati jerawat di wajah, Bunda.
Lantas, amankah ibu hamil menggunakan skincare mengandung retinol? Apakah penggunaannya bisa menimbulkan efek samping pada janin di dalam kandungan?
Simak penjelasan lengkap dari pakar berikut ini ya!
Apa itu retinol?
Perlu diketahui, retinol adalah bentuk vitamin A yang memiliki banyak kegunaan dalam perawatan kulit. Melansir dari laman Cleveland Clinic, retinol dapat meningkatkan produksi sel kulit (proliferasi), yang pada akhirnya membantu membersihkan pori-pori yang tersumbat di wajah.
Retinol juga dapat meningkatkan produksi kolagen, sehingga bisa mengurangi tampilan garis-garis halus dan kerutan. Penggunaan retinol pada produk skincare disebut bisa memberikan tampilan kulit yang lebih segar dan kenyal.
"Retinol adalah turunan dari vitamin A. Efek bahan ini pada kulit Anda "meningkatkan pergantian sel dan sintesis kolagen, sehingga retinol penting dalam dermatologi dan pengobatan anti-penuaan," kata asisten profesor dermatologi dan patologi di Icahn Sinai School of Medicine di Mount Sinai, New York City, Gary Goldenberg, MD, dikutip dari The Bump.
Retinol biasanya tersedia tanpa resep sebagai bentuk vitamin A topikal. Salah satu yang cukup populer adalah sediaan dalam bentuk serum wajah.
Retinol untuk ibu hamil
Penggunaan retinol selama hamil tidak disarankan oleh banyak pakar kecantikan, Bunda. Pasalnya, penggunaan retinol topikal selama kehamilan dapat meningkatkan kadar vitamin A dalam darah yang membahayakan bayi.
"Studi menunjukkan penyerapan retinol melalui kulit hanya 1 hingga 2 persen. Penyerapan ini berpotensi meningkatkan kadar vitamin A dalam darah hingga tingkat yang berbahaya bagi perkembangan bayi," ungkap Goldenberg.
Hal yang sama juga diungkapkan dokter kandungan Wendy Wilcox, MD, MPH. Menurutnya, retinol yang meningkatkan kadar vitamin A bisa bersifat teratogenik.
"Dosis vitamin A yang tinggi, terutama dalam bentuk retinoid, telah dikaitkan dengan cacat lahir," ujar Wilcox.
Secara detail, retinol dapat menyebabkan gen-gen tertentu dalam kehamilan yang sedang berkembang diekspresikan secara abnormal. Gen-gen ini secara khusus mengontrol fungsi kepala, otak, dan tulang belakang berkembang. Ketika terganggu oleh obat-obatan seperti retinol, cacat lahir parah dapat terjadi pada bayi di dalam kandungan. Pada kasus yang parah, paparan vitamin A yang tinggi juga bisa menyebabkan kematian sebelum persalinan.
"Semua bentuk retinol selama kehamilan dianggap tidak aman," kata Wilcox.
Skincare Ibu Hamil/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Andrey Zhuravlev |
Paparan retinoid lebih berbahaya dari retinol
Selain retinol, ada juga kandungan skincare yang berbahaya untuk ibu hamil, yakni retinoid. Dilansir laman Dermatica, retinoid adalah nama kolektif yang diberikan kepada sekelompok bahan yang meliputi tretinoin, retinol, dan retinaldehida.
Produk retinoid biasanya digunakan sebagai perawatan dermatologi karena dapat membantu mempercepat pergantian sel kulit, merangsang produksi kolagen, dan mengurangi pigmentasi. Skincare mengandung retinoid biasanya digunakan untuk mengatasi jerawat yang parah.
Sebenarnya, efek penggunaan retinoid selama kehamilan masih belum jelas diketahui ilmuwan, Bunda. Sejauh ini, penelitian masih belum cukup untuk membuat kesimpulan yang jelas mengenai penggunaan retinoid topikal selama kehamilan.
Meski begitu, penggunaan retinoid topikal sebaiknya dihindari untuk meminimalkan efek samping. Sementara untuk retinoid oral, pakar sepakat tidak merekomendasikannya pada ibu hamil.
"Untuk semua retinoid topikal, pesannya adalah kita tidak memiliki informasi yang lengkap, tetapi jika ingin menggunakannya, kemungkinan besar tidak apa-apa. Namun, untuk retinoid oral jelas berbahaya selama kehamilan" ungkap dokter spesialis kedokteran ibu dan janin, Laura Gerhady.
Dokter kulit dari Liverpool Hospital, Deshan Sebaratnam, juga menyarankan ibu hamil tidak sembarangan menggunakan skincare. Sebagai dokter, ia bahkan menyarankan pasiennya yang sedang hamil untuk menghindari penggunaan semua retinoid dan retinol.
"Sama seperti alkohol, pilihan teraman adalah menghindari retinol selama kehamilan, tetapi risiko absolutnya rendah," katanya, mengutip ABCÂ News.
Kandungan skincare pengganti retinol yang aman
Alih-alih menggunakan retinol atau retinoid, Bunda bisa menggunakan bahan yang aman untuk skincare kehamilan. Salah satunya adalah mengandung bakuchiol. Bahan skincare wajah ini sedikit lebih intensif untuk memberikan efek anti-penuaan.
"Ini (bakuchiol) adalah alternatif berbasis tumbuhan yang tidak menimbulkan risiko yang sama (seperti retinol)," kata dokter kulit Ife J. Rodney , MD.
Selain bakuchiol, Bunda juga bisa menggunakan skincare mengandung asam azelaik saat hamil. Zat tersebut dapat membantu mengatasi jerawat dan hiperpigmentasi di trimester pertama kehamilan.
Demikian penjelasan terkait keamanan skincare mengandung retinol untuk ibu hamil. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kehamilan
Amankah Suntik Botox saat Hamil untuk Perkembangan Janin? Simak Kata Dokter
Kehamilan
5 Pilihan Skincare Pengganti Retinol untuk Ibu Hamil yang Aman & Ampuh Bikin Glowing
Kehamilan
7 Tips Pilih Skincare yang Aman untuk Ibu Hamil Sesuai Kondisi Kulit
Kehamilan
5 Cara Memilih Skincare Paling Aman untuk Ibu Hamil, Catat Bun
Kehamilan
4 Tips Aman Memilih Skincare untuk Ibu Hamil
5 Foto
Kehamilan
7 Potret Kehamilan Kedua Dinda Hauw, Shaka bakal Punya Adik Perempuan Nih
HIGHLIGHT
HAIBUNDA STORIES
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Skincare Ibu Hamil/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Andrey Zhuravlev
5 Cara Memilih Skincare Paling Aman untuk Ibu Hamil, Catat Bun
10 Obat Jerawat Alami yang Aman untuk Ibu Hamil dan Janinnya
Panduan Perawatan Kecantikan Kulit Setelah Melahirkan