Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

kehamilan

Jumlah Ibu Melahirkan di Usia 40-an Meningkat, Simak Penyebabnya Bunda

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Selasa, 17 Feb 2026 18:30 WIB

Ilustrasi Ibu Hamil
Ilustrasi Ibu Hamil/ Foto: Getty Images/iStockphoto/PIKSEL
Daftar Isi
Jakarta -

Faktor usia bisa menjadi salah satu penentu kehamilan sehat dan proses persalinan yang lancar. Semakin tua usia seorang perempuan, semakin tinggi juga risikonya mengalami masalah selama hamil dan melahirkan.

Menurut ulasan di laman American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), studi observasional menunjukkan bahwa kehamilan pada individu yang lebih tua dikaitkan dengan peningkatan risiko hasil kehamilan yang merugikan, baik bagi ibu hamil maupun janin. Hal itu berbeda dari populasi ibu hamil yang lebih muda, bahkan pada individu sehat tanpa komorbiditas lainnya.

Selain itu, terdapat beberapa studi yang menunjukkan bahwa peningkatan usia pada saat kehamilan dikaitkan dengan kesenjangan yang lebih besar dalam morbiditas dan mortalitas ibu yang parah.

Jumlah ibu melahirkan di atas usia 40 tahun

Meski terdapat risiko, jumlah ibu yang melahirkan di atas usia 40 tahun belakangan justru meningkat di beberapa negara. Salah satunya adalah Amerika Serikat (AS). Menurut data dari National Center for Health Statistics (NCHS) dan penelitian dari National Vital Statistics Reports di AS, semakin banyak orang tua yang memulai keluarga di usia 40-an.

Studi NCHS ini meneliti angka kelahiran di antara berbagai demografi warga AS, termasuk kelompok usia mana yang memiliki anak. Temuan pertama menunjukkan angka kelahiran yang menurun di AS.

Menurut data, jumlah bayi yang lahir di AS turun sebesar 14 persen antara tahun 1990 hingga 2023. Data juga menunjukkan bahwa angka tersebut terus menurun.

Dilansir laman Parents, ada banyak alasan yang mungkin menyebabkan perubahan ini, termasuk meningkatnya biaya rumah dan perawatan anak, atau semakin besarnya fokus di kalangan anak muda pada karier.

Penyebab ibu melahirkan di atas 40 tahun

Ada beberapa alasan mengapa banyak pasangan suami istri memilih untuk memiliki bayi di usia lanjut. Berikut alasannya:

1. Kemajuan dalam teknologi perawatan kesuburan

Perawatan kesuburan telah berkembang pesat selama beberapa dekade terakhir. Hal ini menjadi salah satu penyebab pasangan lebih memilih untuk menjadi orang tua di usia 40-an. Selain peluangnya ada, kemajuan teknologi juga diyakini dapat mengurangi risiko kesehatan bagi ibu hamil.

"Saya pikir kemajuan dalam perawatan medis, terutama seputar pembekuan sel telur dan program bayi tabung untuk menciptakan frozen embrio, telah memungkinkan beberapa pasangan dan individu untu 'membekukan' waktu, sehingga mereka masih memiliki kesempatan untuk memiliki anak di kemudian hari, bahkan jika itu terjadi ketika seseorang sulit untuk hamil secara alami," kata seorang dokter kandungan dan asisten profesor di Tufts University School of Medicine, Dallas Reed, MD.

2. Kendala finansial

Meningkatnya biaya hidup dan biaya perawatan anak merupakan faktor lain yang menyebabkan banyak pasangan menunda kehamilan. Mereka ingin lebih stabil secara finansial sebelum memulai keluarga.

"Mungkin ada lebih banyak stabilitas keuangan di usia 30-an akhir dan 40-an karena orang-orang telah mampu membangun karier mereka sebelum mengalami masalah terkait pekerjaan yang datang bersamaan dengan memiliki anak," ujar Reed.

Ilustrasi Ibu HamilIlustrasi Ibu Hamil/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Dacharlie

Manfaat melahirkan di usia 40-an

Hamil dan melahirkan di usia 40-an memang bisa berisiko secara medis. Tetapi, ada juga manfaat bagi pasangan bila memiliki bayi di usia yang terbilang sudah matang ini, Bunda.

Pada sebagian perempuan, kehamilan di usia 40-an mungkin telah direncanakan dengan matang. Menjalani kehamilan yang direncanakan dan diinginkan biasanya memiliki hasil medis yang lebih baik karena calon orang tua cenderung lebih terlihat dan ingin tahu tentang proses kehamilan.

Selain itu, pengalaman hidup yang lebih banyak dan gaya hidup yang lebih sehat, merupakan keuntungan besar bagi perempuan yang ingin hamil di usia 40-an. Banyak pasangan di usia ini sudah memahami pentingnya menjalankan hidup sehat.

"Risiko komplikasi kehamilan dan risiko genetik lebih tinggi dan tidak dapat dikurangi. Tetapi bagi sebagian orang, memiliki anak di usia yang lebih tua mungkin berarti mereka telah melewati usia ketika 'bereksperimen' dengan zat-zat terlarang atau kebiasaan kesehatan yang buruk dan mungkin memiliki tubuh dan gaya hidup yang lebih sehat untuk membantu menjaga kehamilan," ungkap dokter spesialis menopause dan kesehatan seksual, Tami Rowen, MD, OB-GYN.

Kehamilan di usia 40-an juga disebut bisa mendukung kesehatan otak seorang perempuan. Penelitian menunjukkan bahwa ibu yang hamil di usia 40-an cenderung memiliki usia yang panjang.

"Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kesehatan otak dan umur panjang mungkin meningkat pada mereka yang memiliki anak di usia yang lebih lanjut," kata Reed.

Demikian penyebab jumlah ibu melahirkan di usia 40-an meningkat di beberapa negara, termasuk AS. Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda