Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

kehamilan

Tak Sadar Hamil, Bunda Ini Tiba-tiba Melahirkan di Toilet Kantor Ekspedisi

Indah Ramadhani   |   HaiBunda

Selasa, 17 Feb 2026 16:30 WIB

Ilustrasi toilet atau sakit perut
Tak Sadar Hamil, Bunda Ini Tiba-tiba Melahirkan di Toilet Kantor Ekspedisi/Foto: Getty Images/iStockphoto/Tharakorn
Daftar Isi
Jakarta -

Setiap kehamilan dan persalinan pasti menyimpan sebuah kisah unik. Termasuk cerita Bunda yang tak sadar hamil dan melahirkan di kantor ekspedisi. 

Pada umumnya, seorang perempuan akan mengalami berbagai tanda selama kehamilannya. Mulai dari perubahan fisik hingga emosional, akan menjadi sinyal kuat untuk menandakan bahwa janin mulai berkembang di dalam rahim.

Namun, pada kondisi yang jarang terjadi, seorang perempuan tidak merasakan tanda hamil yang begitu kuat sehingga ia tidak mengetahui bahwa janin berkembang dalam tubuhnya. Kondisi ini seperti tertuang dalam cerita Bunda yang tak sadar hamil dan melahirkan di kantor ekspedisi.

Yuk, simak kisah selengkapnya, Bunda.

Persalinan seorang Bunda yang tidak menyadari kehamilannya

Seorang Bunda bagikan kisah persalinannya yang mengejutkan ini melalui laman WITN First Alert. Ia tidak pernah mengira kalau ada kehidupan lain dalam tubuhnya sampai dirinya melahirkan seorang bayi di dalam toilet.

Kisah ini bermula saat seorang Bunda yang bernama Amethyst Blumberg merasakan sesuatu yang janggal pada tubuhnya. Kejadian itu berlangsung saat dirinya sedang bekerja di salah satu perusahaan logistik dan ekspedisi di Grimes.

Sekitar pukul 8 pagi, Bunda Amethyst secara tidak terduga melahirkan bayinya di toilet. Ia sempat membuka pintu dan meminta bantuan, tetapi persalinannya terjadi begitu cepat. 

"Saya berdiri dan saya sudah merasakan kepalanya," ujarnya.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi pun tidak sempat membantu proses persalinan Bunda Amethyst. Padahal, jarak waktu sejak panggilan darurat hingga menuju kedatangan mereka ke lokasi tidak begitu jauh, hanya sekitar 6 menit.

Setelah kondisi ibu dan bayinya diperiksa dan dinyatakan sehat, mereka segera membawanya ke rumah sakit. Bunda Amethyst pun mengaku bahwa situasi ini sangat mengejutkan, sebab ia sama sekali tidak mengetahui bahwa dirinya sedang hamil.

Bunda Amethyst bercerita bahwa selama ini ia tidak mengalami gejala hamil apa pun. Bahkan, berat badannya cenderung tidak ada penambahan. Namun, satu yang pernah ia rasakan adalah nyeri punggung yang diakibatkan kontraksi.

"Berat badan saya malah turun karena bekerja," katanya. "Satu-satunya yang saya rasakan adalah ketika punggung saya mulai sakit karena kontraksi persalinan, dan kemudian, saat bayi mulai turun, saya merasakan dia bergerak," lanjutnya.

Beruntungnya, Bunda Amethyst dan bayinya dalam kondisi yang sehat. Ia pun menamai anaknya Onyx King Easterlie. Baginya, peristiwa ini sungguh luar biasa dan ia tidak akan pernah melupakan momen ini dalam hidupnya.

Ilustrasi Sakit PerutIlustrasi Sakit Perut/ Foto: Getty Images/oatawa

Mengenal kehamilan kriptik

Kehamilan kriptik merupakan istilah ilmiah dari kehamilan tersembunyi atau kehamilan yang tidak disadari (denied pregnancy). Kondisi ini terjadi ketika seorang ibu tidak menyadari bahwa dirinya sedang hamil. Biasanya, sang ibu baru menyadari ketika pertengahan bahkan menjelang minggu terakhir kehamilan.

Meskipun hitungannya jarang, terdapat pula beberapa kasus kehamilan kriptik yang terjadi ketika memasuki fase pembukaan atau proses persalinan. Kondisi ini terjadi pada sekitar 1 dari setiap 400 hingga 500 kehamilan yang berusia 20 minggu dan 1 dari 2.500 kehamilan yang sudah memasuki proses melahirkan.

Risiko dari kehamilan kriptik sendiri sebenarnya begitu besar. Ibu yang tidak menyadari bahwa ada janin dalam perutnya mungkin akan kurang aware dengan kebutuhan nutrisi serta pola hidupnya saat itu, sehingga sang bayi berisiko lahir dalam kondisi kekurangan gizi maupun nutrisi.

Penyebab kehamilan kriptik

Dilansir dari laman Thomson Medical, ada beberapa hal yang menyebabkan seorang ibu tidak menyadari kehamilannya, Bunda. Berikut penjelasannya:

1. Hormon hGC tidak terdeteksi

Kadar hormon hCG (human chorionic gonadotropin) dalam perempuan tidak dapat terdeteksi dengan baik. Kemungkinan, kondisi ini disebabkan oleh rendahnya kadar hCG atau lambatnya peningkatan kadar tersebut. Hal ini membuat kehamilan sulit untuk dideteksi bahkan untuk sekedar diketahui dari gejalanya.

2. Ketidakseimbangan hormon

Ketidakseimbangan hormon merupakan salah satu penyebab dari seseorang mengalami kehamilan kriptik. Gangguan kesehatan reproduksi seperti PCOS (Sindrom Polikistik Ovarium) serta gangguan tiroid dapat menyebabkan tanda-tanda hamil kurang terlihat.

3. Kondisi psikologis

Umumnya kondisi ini dikaitkan dengan tingkat stres yang tinggi. Selain itu, gangguan psikologis seperti perasaan menolak (denial) yang dilakukan secara tidak sadar juga menjadi kemungkinan mengapa gejala kehamilan tersebut tidak terlihat.

4. Faktor fisik

Perbedaan posisi plasenta bisa menyebabkan kehamilan tidak diketahui. Normalnya, plasenta akan berada di bagian belakang rahim atau dekat tulang belakang. Namun, pada kehamilan kriptik, plasenta justru menempel di bagian depan rahim yang menyebabkan pergerakan janin menjadi tertahan.

Tanda hamil yang sering tidak disadari

Berikut adalah beberapa tanda hamil yang sering muncul di awal-awal minggu kehamilan, tetapi tidak selalu disadari oleh Bunda. Mengutip dari berbagai sumber, setidaknya terdapat sepuluh tanda yang bisa Bunda jadikan catatan dalam mempersiapkan kehamilan.

1. Terlambat haid

Haid terlambat merupakan tanda hamil yang paling umum. Hampir setiap perempuan akan melakukan tes kehamilan setelah mengetahui kalau jadwal menstruasinya mundur atau terlambat. Meski begitu, telat haid tidak selalu menandakan kehamilan ya, Bunda.

2. Morning sickness

Mual dan muntah di pagi hari juga merupakan tanda hamil yang kerap dialami sebagian besar perempuan. Biasanya, morning sickness akan dirasakan sejak minggu awal kehamilan hingga trimester kedua bahkan ketiga.

3. Mudah lelah

Kehadiran janin membuat tubuh membutuhkan energi ekstra yang membuat Bunda menjadi cepat lelah. Selain itu, hormon progesteron akan meningkat selama kehamilan yang membuat Bunda jadi cepat mengantuk. 

4. Pembesaran payudara

Ketika hamil, payudara akan membesar sebab produksi ASI akan meningkat. Selain itu, pembesaran ASI bisa disebabkan oleh peningkatan hormon kehamilan yang membuat pembuluh darah melebar serta jaringan payudara semakin matang.

5. Perut kembung

Saat hamil, otot pencernaan menjadi lebih rileks dan santai karena pengaruh hormon kehamilan. Maka dari itu, proses pencernaan pun akan melambat dan memberikan efek perut kembung, penuh, dan tidak nyaman.

6. Kram dan timbul bercak

Timbulnya bercak dari vagina umumnya tanda-tanda akan haid. Namun, di kondisi berbeda, bercak tersebut merupakan tanda implantasi atau terbentuknya sel telur yang telah dibuahi menjadi blastocyst. Blastocyst merupakan cairan yang akan menjadi organ tubuh bayi, yang ditandai dengan munculnya kram dan bercak darah ringan pada vagina. 

7. Nyeri panggul

Saat kehamilan berada di tahap awal, nyeri panggul kerap kali muncul sebagai tanda bahwa ovarium sedang melepaskan sel telur. Kondisi ini dikenal sebagai nyeri ovulasi dan terjadi pada salah satu sisi perut yang berlangsung singkat.

8. Sakit perut di bagian bawah

Sebab rahim yang mulai membesar, maka ligamen serta otot mengalami peregangan yang membuat Bunda merasakan sakit serta tidak nyaman di perut bagian bawah. Kondisi umumnya hanya terjadi beberapa kali dan tidak berlangsung lama.

9. Konstipasi

Karena hormon progesteron yang meningkat maka otot-otot pencernaan jauh lebih rileks dan usus bergerak lambat. Selain itu, konsumsi suplemen zat besi pada ibu hamil juga menimbulkan konstipasi pada pencernaan

10. Indra penciuman sensitif

Lonjakan hormon estrogen akan membuat indra penciuman ibu hamil semakin sensitif. Kondisi ini juga berkaitan dengan morning sickness di mana keduanya saling berhubungan sebab bau dapat menyebabkan seseorang mual.

Nah, demikian kisah seorang Bunda yang mengalami kejadian tidak terduga pada kehamilannya. Semoga informasi ini menambah wawasan baru bagi Bunda mengenai hal-hal yang bisa terjadi selama kehamilan.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda