Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

kehamilan

Mual di Pagi Hari Tanda Kehamilan Sehat, Simak Faktanya

Indah Ramadhani   |   HaiBunda

Senin, 09 Feb 2026 08:10 WIB

Morning Sickness
Mual di Pagi Hari Tanda Kehamilan Sehat, Simak Faktanya/Foto: Getty Images/bymuratdeniz
Daftar Isi
Jakarta -

Selama hamil, Bunda mungkin sering mengalami morning sickness, suatu kondisi ketika tubuh mengalami mual dan muntah di pagi hari. Menariknya, ahli menilai mual di pagi hari justru menjadi tanda kehamilan yang sehat, lho.

Studi terbaru Universitas UCLA menemukan bahwa mual di pagi hari bisa menjadi tanda bayi tumbuh sehat. Hal ini dikarenakan mual dianggap sebagai cara tubuh memberikan ‘alarm’ alami untuk melindungi janin dari paparan zat berbahaya.

“Mual, muntah, atau rasa enggan terhadap makanan dan bau tertentu tidak selalu menandakan adanya masalah pada ibu maupun janin. Sebaliknya, kondisi ini menunjukkan bahwa kehamilan berjalan dengan baik dan sistem imun sedang bekerja secara alami untuk melindungi,” kata profesor antropologi UCLA, Daniel Fessler, dikutip dari UCLA Newsroom.

Agar Bunda semakin yakin dan tidak khawatir lagi saat mual dan muntah muncul, berikut beberapa fakta menarik dari penelitian ini yang bisa Bunda simak. Yuk, kita lihat apa saja faktanya!

Sitokin bekerja sampaikan sinyal perlindungan yang keras

Sitokin adalah protein yang memberikan sinyal untuk membantu mengendalikan peradangan dalam tubuh. Sitokin inilah yang nantinya akan membuat sistem imun melakukan perlawanan apabila terdapat kuman atau zat berbahaya yang masuk ke tubuh.

Nah, salah satu penelitian yang dilakukan Universitas UCLA adalah menganalisis sampel darah dari beberapa perempuan untuk mengukur molekul dan respon sitokin dalam tubuh. Selain itu, mereka juga diminta mengisi kuesioner mengenai morning sickness yang dialami.

Peserta yang terdiri dari 58 perempuan asal California Selatan ini akan diamati perkembangan sitokinnya, mulai dari awal kehamilan hingga postpartum. Para peneliti juga akan memantau respons mual dan muntah yang terjadi pada perempuan tersebut.

Hasilnya, ditemukan sebanyak 64 persen perempuan mengalami keengganan terhadap bau atau makanan, terutama terhadap asap rokok dan daging. Selain itu, 67 persen perempuan dilaporkan mengalami mual dan 66 persen mengalami muntah.

Para peneliti pun menemukan bahwa kadar sitokin pada perempuan yang mengalami keengganan terhadap asap rokok, daging, serta mual dan muntah, memberikan sinyal pro-inflamasi atau sinyal kesiagaan tinggi untuk menyerang zat berbahaya.

Faktanya, dapat dikatakan bahwa sitokin yang memberikan sinyal pro-inflamasi ini membantu tubuh membangun penghalang yang kuat untuk melindungi janin dan menolak zat-zat yang dianggap beracun, seperti nikotin atau bakteri pada makanan tertentu.

Morning SicknessMorning Sickness/ Foto: Getty Images/Deagreez

Temuan yang dianggap sebagai evolusi

Perubahan sistem imun yang terjadi selama kehamilan diduga kuat memicu rasa mual di pagi hari. Pada akhirnya, kondisi ini membuat ibu hamil cenderung selektif dan menghindari makanan tertentu yang berisiko, sehingga memberikan perlindungan tambahan bagi janin.

Berdasarkan hal tersebut, peneliti menilai bahwa mual, muntah, dan keengganan terhadap bau dan makanan mungkin bisa dianggap bagian dari proses adaptasi evolusi. Maksudnya, respons alami inilah yang secara tidak langsung membantu tubuh bumil mengurangi paparan zat berbahaya.

“Sekarang ini, banyak produk seperti daging giling atau keju lunak yang dilengkapi peringatan bagi ibu hamil karena berisiko menyebabkan penyakit bawaan makanan. Keengganan terhadap bau dan makanan tertentu, serta mual hingga muntah, tampaknya merupakan cara alami tubuh yang terbentuk melalui proses evolusi untuk tujuan perlindungan yang sama,” jelas Daniel Fessler.

Meski begitu, penulis penelitian menegaskan bahwa temuan ini belum bersifat pasti dan masih membutuhkan penelitian lanjutan. Mungkin saja setelah melihat hasil temuan terhadap sitokin, akan ditemukan bukti lain yang mendukung bahwa mual adalah tanda kehamilan yang sehat.

Manfaat jangka panjang dari temuan tersebut

Manfaat jangka panjang dari penelitian ini berpotensi membuka jalan untuk terciptanya lingkungan kerja yang lebih ramah bagi ibu hamil, Bunda. Terutama bagi yang keram mengaami mual di pagi hari. Dengan adanya bukti ilmiah tersebut, perusahaan diharapkan bisa bersikap lebih pengertian terhadap karyawan yang sedang hamil.

Studi ini kemungkinan bisa dijadikan dasar perubahan kebijakan di tempat kerja, khususnya bagi ibu hamil yang mengalami morning sickness. Berikut beberapa dampak positif yang dapat diterapkan di lingkungan kerja.

1. Penyesuaian di tempat kerja

Perusahaan mungkin bisa mempertimbangkan opsi yang fleksibel, seperti menerapkan WFH (bekerja dari rumah) atau penyesuaian jam kerja saat gejala mual terjadi cukup parah.

2. Pemberian fasilitas yang memadai

Perusahaan bisa menyediakan ruang istirahat yang nyaman, akses udara segar bebas polusi, atau makanan ringan yang dapat membantu meredakan mual.

3. Menjaga produktivitas ibu hamil

Dengan dukungan fasilitas yang memadai, seperti ventilasi udara yang baik, akses ke toilet dengan mudah, hingga lingkungan kerja yang nyaman, bisa membuat karyawan bumil bekerja lebih optimal dan produktif.

4. Mengurangi stigma terhadap ibu hamil

Studi ini dapat membantu mengubah stigma buruk terhadap ibu hamil bahwa mual bukanlah tanda kemalasan yang dibuat-buat, melainkan bagian dari proses kehamilan yang sehat.

Infografis HaiBunda Morning SicknessMorning Sickness/ Foto: HaiBunda/ Mia Kurnia Sari

Cara mengurangi mual di pagi hari

Meskipun mual di pagi hari menandakan bahwa kehamilan Bunda sehat, tak jarang mual dan muntah bisa sedikit mengganggu pada saat Bunda hendak memulai aktivitas sehari-hari yang membutuhkan banyak bergerak.

Oleh karena itu, Bubun rangkumkan beberapa cara untuk mengurangi mual dan muntah di pagi hari, yang dilansir dari laman Good Housekeeping. Berikut penjelasannya, Bunda.

1. Bangun tidur secara perlahan

Ketika alarm berbunyi, Bunda bisa luangkan waktu sebentar untuk beristirahat lebih lama dan bergerak bangun secara perlahan. Cara ini akan membantu tubuh menyesuaikan diri dengan lebih baik saat tubuh berada di posisi vertikal

2. Siapkan sarapan di meja sejak sebelum tidur

Saat malam hari sebelum tidur, Bunda bisa menyiapkan beberapa makanan dan minuman simple di nakas samping tempat tidur. Tujuannya agar Bunda tidak banyak bergerak dan meminimalisir mual.

3. Minum minuman jahe

Para ahli menyarankan ibu hamil untuk mengonsumsi air jahe atau teh jahe karena jahe dipercaya mampu mengatasi dan mencegah mual yang suka tiba-tiba datang di sepanjang hari.

4. Sikat gigi dengan lembut dan benar

Sikat gigi mungkin sering menyebabkan mual di pagi hari yang akhirnya membuat Bunda muntah. Bunda bisa gunakan pasta gigi hambar dan ukuran sikat yang yang digunakan anak-anak untuk mengurangi mual. Kemudian sikat dengan lembut sambil tidak memikirkan rasa mual tersebut.

5. Atur porsi makan jenis makanan

Hindari makan terlalu lapar atau terlalu kenyang, Bunda. Selain itu, Bunda bisa mengonsumsi pisang, nasi, saus apel, roti panggang, sebagai alternatif pilihan di saat mual. Makanan berprotein seperti telur juga bisa menjadi pilihan yang baik.

6. Tetap terhidrasi

Bunda bisa minum 8 hingga 12 gelas air setiap hari untuk menjaga cairan tubuh. Selain itu, air berelektrolit juga bisa membuat tubuh terhindar dari dehidrasi, sebab dehidrasi akan membuat mual lebih buruk.

7. Kelola stress dan tetap tenang

Bunda bisa melakukan aktivitas ringan yang mampu menghilangkan beban pikiran, seperti menonton drama, film, hingga baking. Lakukan segala sesuatu yang membuat Bunda merasa nyaman dan senang dan jangan lupa istirahat yang cukup.

Nah, demikian informasi mengenai fakta kehamilan yang sehat dengan ditandai mual di pagi hari. Semoga informasi ini menjawab kekhawatiran Bunda terkait kondisi morning sickness yang dialami sebagian besar ibu hamil.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda