Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

kehamilan

Cerita Bunda Berhasil Mengatasi Mual Morning Sickness dengan Cara Unik

Indah Ramadhani   |   HaiBunda

Rabu, 04 Feb 2026 13:50 WIB

Morning Sickness
Cerita Bunda Berhasil Mengatasi Mual Morning Sickness dengan Cara Unik/Foto: Getty Images/Deagreez
Jakarta -

Morning sickness merupakan kondisi yang hampir dialami oleh semua Bunda saat hamil. Tak sedikit Bunda yang merasa mual tersebut cukup mengganggu, hingga mencoba berbagai cara unik untuk mengatasinya.

Berdasarkan penelitian, ibu hamil paling sering mengalami gejala mual dan muntah pada 7 minggu pertama kehamilan, terutama di pagi hari. Meski begitu, tak menutup kemungkinan sebagian bumil ada yang mengalami mual dan muntah pada sore hingga malam hari.

Morning sickness umumnya terjadi karena perubahan hormon hCG (human chorionic gonadotropin) dalam tubuh Bunda. Selain itu, hormon progesteron juga bisa mempengaruhi otot saluran pencernaan yang menghubungkan mulut dan lambung.

Hasilnya, banyak Bunda yang merasa frustrasi karena apa yang mereka makan menjadi mudah keluar kembali. Namun, di satu sisi mual dan muntah saat morning sickness mampu melindungi ibu dan bayi dari paparan zat-zat berbahaya.

Mungkin, bila frekuensi mual dan muntahnya tidak terlalu sering, para bumil masih bisa menerima dan memakluminya. Tetapi, dalam beberapa kondisi, mual dan muntah yang terjadi bisa begitu parah sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari Bunda.

Nah, hal inilah yang juga dialami Bunda Lauren Hoffman, seorang perempuan yang mengalami morning sickness begitu parah saat mengandung anak laki-lakinya. Sampai akhirnya, ia menemukan sebuah cara unik untuk meredakan morning sickness-nya itu.

Cara unik Bunda Lauren dalam mengatasi mual saat morning sickness

Lauren bercerita bahwa dirinya selama mengandung putranya mengalami mual dan muntah yang begitu hebat setiap harinya. Berbagai metode pengobatan tradisional pun telah ia coba. Namun, hasilnya belum juga maksimal.

Suatu hari, Lauren berkonsultasi pada dokter. Sang dokter hanya memberikan saran berupa ‘minum air putih yang banyak’. Tetapi, air minum atau air mineral saat itu malah membuatnya semakin memuakkan. Kemudian, sang dokter pun menyarankan untuk menambahkan elektrolit ke dalamnya.

Menurut dokternya Lauren, elektrolit bisa membantu ibu hamil tetap terhidrasi dan mampu menyeimbangkan cairan dalam tubuh. Pasalnya, apabila tubuh Bunda mengalami dehidrasi, mual dan muntah justru akan semakin memburuk dan tentunya akan membuat tubuh lemas.

Nah, Lauren akhirnya mencoba beberapa kali meminum air yang dicampur elektrolit ini. Hasilnya, mual dan muntah yang ia rasakan jauh lebih berkurang. Selain itu, tubuhnya pun lebih kuat dan berenergi sehingga ia tak mudah lelah.

Air yang dicampur elektrolit ini dinamakan loaded water oleh Lauren. Tak hanya itu, Bunda juga bisa memvariasikannya dengan menambahkan buah, es batu, dan sedikit soda. Dengan begitu, mengurangi morning sickness bisa dilakukan dengan cara yang mudah dan tidak membosankan.

Rekomendasi Lauren untuk mengurangi mual selain minuman berelektrolit

Meskipun loaded water merupakan kunci utama Bunda Lauren dalam mengatasi morning sickness-nya, ternyata ia memiliki tips lain yang tak kalah bermanfaat.

Menurutnya, jahe juga sangat bagus untuk mengurangi mual dan muntah saat morning sickness. Ia pernah mencoba, dan hasilnya, efek jahe tersebut benar-benar bekerja pada tubuhnya, Bunda.

Jahe diketahui sudah digunakan selama berabad-abad sebagai obat alami untuk meredakan mual. Terdapat pula beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa jahe mampu membantu mengatasi mual dan gejala-gejala morning sickness terkait kehamilan.

Jahe merupakan obat herbal sederhana yang sudah teruji khasiatnya. Oleh karena itu, penggunaan jahe sering direkomendasikan untuk ibu hamil yang mengalami mual dan muntah di pagi hari, Bunda.

Cara menyajikannya pun cukup mudah. Kalau menurut Lauren, Bunda hanya perlu memarut jahe segar ke dalam air panas dan meminumnya seperti teh. Namun, untuk pengonsumsian rutin, sebaiknya Bunda konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Nah, tips-tips dari Bunda Lauren ini diketahui viral di media sosial dan membantu banyak Bunda di luar sana yang mengalami gejala morning sickness serupa. Mereka pun juga mendapatkan manfaat yang sama, seperti yang Lauren rasakan.

Meskipun saat ini Lauren sudah tidak hamil, ia tetap rutin mengonsumsi minuman berelektrolit ini untuk menjaga kesehatan tubuhnya. Sekarang ia menggunakan botol minum atau tumbler berukuran besar dan menambahkan beberapa variasi ke dalamnya.

Dengan begitu, semoga tips tersebut juga bermanfaat bagi para Bunda sekalian, ya!

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda