Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

kehamilan

5 Rekomendasi Pil KB untuk Cegah Kehamilan, Bagus untuk Kulit hingga Tak Ganggu Produksi ASI

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Rabu, 14 Jan 2026 16:30 WIB

Ilustrasi Pil KB
Ilustrasi Pil KB/Foto: Getty Images/iStockphoto/wichayada suwanachun
Daftar Isi
Jakarta -

Pil KB merupakan salah satu pilihan alat kontrasepsi yang paling banyak digunakan di Indonesia, Bunda. Pil yang mengandung hormon ini dapat mencegah kehamilan dengan mengganggu pertemuan sperma dan sel telur.

Berdasarkan Laporan Prevalensi Kontrasepsi BKKBN 2023, Pil KB menyumbang lebih dari 30 persen penggunaan kontrasepsi modern di Indonesia, sehingga menjadikannya salah satu metode KB yang paling banyak dipilih secara nasional.

Pil KB dijual bebas atau bisa didapatkan dengan mudah di apotek hingga e-commerce. Sebelum menggunakan pil KB, Bunda dapat berkonsultasi dulu dengan dokter atau bidan untuk mengetahui kelebihan serta efek sampingnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Rekomendasi pil KB untuk cegah kehamilan

Melansir dari rilis yang diterima HaiBunda, berikut 5 rekomendasi pil KB untuk program hamil yang bisa Bunda konsumsi sesuai kebutuhan:

1. Pil KB Andalan

Pil KB Andalan dikenal sebagai salah satu pil KB yang paling banyak digunakan di Indonesia. Setidaknya, 8 dari 10 perempuan Indonesia pernah menggunakan jenis pil KB ini, Bunda.

Pil K B ini ditujukan bagi perempuan yang menginginkan pencegahan kehamilan efektif dengan efek samping minimal. Tak hanya aman digunakan, pil KB ini juga dapat mengembalikan kesuburan dengan cepat setelah pemakaian dihentikan. Jadi, Bunda bisa kembali merencanakan kehamilan setelah pemakaiannya.

2. Pil KB Andalan FE

Pil KB Andalan FE merupakan satu-satunya pil KB dengan kandungan zat besi yang dijual di Indonesia. Pil KB ini menggabungkan fungsi kontrasepsi dan suplementasi zat besi dalam satu produk.

Bunda yang aktif, namun sering merasa lelah saat menstruasi, sangat cocok minum pil KB ini untuk program hamil. Selain mencegah kehamilan, pil KB ini juga dapat membantu menggantikan zat besi yang hilang selama menstruasi, sehingga bisa mengurangi keluhan seperti mudah lelah,
pusing, dan sulit berkonsentrasi.

Setiap blister dari pil KB ini terdiri dari 21 pil hormon warna kuning untuk mencegah kehamilan dan tujuh pil warna putih yang mengandung 75 miligram (mg) Ferrous Fumarate, yang dapat dikonsumsi saat menstruasi.

3. Pil KB Andalan Laktasi

Pil KB Andalan Laktasi dikembangkan khusus untuk ibu menyusui. Artinya, jenis KB ini aman untuk ibu dan bayi, serta tidak mengganggu produksi atau kualitas ASI.

Penggunaan KB jenis ini juga dapat meluruskan anggapan yang salah bahwa menyusui saja sudah bisa menjadi kontrasepsi alami. Menyusui memang bisa menjadi metode kontrasepsi alami, namun memiliki beberapa syarat yang harus dipenuhi. Bila salah satu tidak terpenuhi, maka tetap ada risiko untuk mendapatkan kehamilan, Bunda.

Pil KB Andalan Laktasi dapat mulai digunakan segera setelah melahirkan. Pil ini memungkinkan ibu tetap memberikan ASI sambil menjaga perencanaan keluarga yang efektif.

4. Elzsa (The Beauty Pill)

Elzsa dikenal juga sebagai 'The Beauty Pill'. Pil Kb ini ditujukan bagi Bunda yang menginginkan manfaat kontrasepsi sekaligus ingin mendapatkan kulit lebih bersih.

Ya, selain mencegah kehamilan, pil KB Elzsa diformulasikan untuk membantu mengatasi jerawat sedang hingga berat. Pil ini telah melalui uji klinis dan cocok bagi perempuan yang ingin mengelola masalah jerawat sambil berusaha menunda kehamilan.

5. Postpil (Pil Kontrasepsi Darurat)

Pil kontrasepsi darurat dapat diminum untuk mencegah kehamilan usai berhubungan intim. Pil ini biasanya digunakan dalam situasi di mana Bunda tidak menggunakan alat kontrasepsi pencegahan apa pun atau mengalami kegagalan dalam menggunakan kontrasepsi.

Nah, jenis pil KB Postpil merupakan pilihan kontrasepsi darurat yang tersedia di Indonesia. Bunda dapat minum pil KB ini di situasi seperti lupa minum pil KB rutin, lupa menggunakan kondom, atau kegagalan metode senggama terputus.

Nah, untuk penggunaan darurat, pil KB ini dapat diminum 2 tablet sekaligus, sesegera mungkin setelah berhubungan tanpa kontrasepsi. Pil juga dapat diminum sebelum berhubungan seksual. Intinya, semakin cepat dikonsumsi, maka semakin tinggi efektivitasnya dalam mencegah kehamilan.

Demikian 5 rekomendasi Pil KB untuk mencegah kehamilan dalam program hamil. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda