kehamilan
Pasangan TikTok Ini Ungkap Tagihan Rumah Sakit Mengejutkan Usai Alami Keguguran, Ternyata...
HaiBunda
Selasa, 13 Jan 2026 11:10 WIB
Seleb TikTok Abby dan Matt Howard dikenal sebagai pasangan yang sering membuat konten tentang keluarga. Belum lama ini, keduanya mengumumkan kabar memilukan tentang keguguran calon anak ketiga mereka yang terjadi pada September 2025.
Dalam podcast berjudul Unplanned yang tayang 31 Desember 2025, Abby dan Matt juga mengungkap soal tagihan rumah sakit yang mengejutkan usai alami keguguran, Bunda. Keduanya memiliki tagihan mencapai 35.000 dollar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp589 juta.
"Saat ini kami memiliki tagihan sebesar $35.000 karena keguguran tersebut," kata Abby, dilansir People.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Abby mengatakan bahwa ia dan sang suami telah menerima tiga tagihan. Salah satunya berjumlah lebih dari 32.000 dollar AS atau Rp539 juta, dan dua lainnya lebih dari 1.000 dollar AS atau sekitar Rp16 juta. Abby mengatakan bahwa tagihan tersebut sudah 'jatuh tempo' saat ini.
"Saya bahkan tidak bisa membayangkan harus menangani tagihan-tagihan itu dan memeriksanya dengan semua masalah yang sudah saya hadapi dari hari-hari di rumah sakit dan dari semua hal lainnya. Saya seperti, 'Wow'," ujar Abby.
"Jelas, orang-orang perlu diberi kompensasi atas perawatan kesehatan yang mereka berikan kepada saya hari itu. Saya tidak marah pada para dokter atau para perawat. Saya sebenarnya sangat berterima kasih kepada mereka. Tapi saya juga tahu bahwa uang ini tidak akan masuk ke kantong mereka. Jadi, ini sangat kacau," sambungnya.
Abby merasa tidak punya pilihan selain harus mengalami kejadian tak menyenangkan ini, Bunda. Ia bahkan masih ingat pesan singkat yang diterima hanya 10 hari setelah mengalami keguguran. Pesan ini berisi pemberitahuan agar ia segera membayar tagihan rumah sakit.
"Saya tahu bahwa saya bukan satu-satunya orang yang menerima tagihan setelah kejadian seperti itu," ungkap Abby.
"Faktanya, banyak orang pergi ke rumah sakit karena alasan yang tidak mereka pilih, kecelakaan, atau hanya keadaan kesehatan yang sangat tidak menguntungkan. Ini hanyalah puncaknya, yaitu secara finansial dapat menghancurkan kehidupan orang-orang."
Abby dan sang suami tidak menjelaskan secara detail terkait perawatan yang diterima di rumah sakit saat keguguran. Keduanya juga tak mengungkap soal detail tagihan ini.
Alami keguguran karena kondisi genetik pada janin
Pada bulan September 2025, Abby mengalami keguguran sekitar usia kehamilan 17 minggu. Ia dan sang suami mengumumkan berita tersebut melalui unggahan di Instagram dan menyatakan bahwa mereka sedang berduka.
"Dengan hati yang sangat berat kami berbagi berita tentang kehilangan bayi perempuan kami yang lahir terlalu dini," tulis pasangan itu di samping foto tangan mereka yang saling berpegangan di ranjang rumah sakit.
"Pada pemeriksaan kehamilan rutin, dokter kami tidak dapat menemukan detak jantung. Tak lama kemudian mereka menyuruh kami melakukan USGÂ dan teknisi mengucapkan kata-kata yang tidak akan pernah kami lupakan, 'Saya sangat menyesal karena memiliki kabar tidak baik'. Saat itulah kami mendapatkan pengungkapan jenis kelamin yang tidak pernah kami harapkan, dan juga kabar bahwa bayi kami memiliki kondisi genetik yang merenggut nyawanya sekitar usia kehamilan 17 minggu. Kabar itu tidak bisa kami bayangkan terjadi. Kesedihan ini benar-benar menghancurkan. Tetapi kami merasa sangat bersyukur atas waktu yang kami habiskan bersamanya. Dan kami masih memiliki harapan. Harapan terus muncul bagi kami dalam banyak cara."
Biaya perawatan keguguran di AS
Dalam beberapa kasus, perempuan dapat mengeluarkan jaringan janin secara alami saat mengalami keguguran. Namun, perawatan bedah lanjutan mungkin diperlukan bila pengeluaran tidak terjadi dengan benar, dan setiap perawatan bedah membutuhkan biaya.
"Ketika menjalani dilation and curettage (D&C), atau seperti prosedur bedah lainnya. Kita membayar biaya fasilitas tempat menjalani prosedur, membayar dokter untuk melakukan prosedur, membayar ahli anestesi untuk memberi anestesi, membayar ahli patologi untuk memeriksa jaringan, dan biayanya bertambah dengan sangat cepat. Tidak jarang 'D&C sederhana' untuk keguguran memiliki total biaya $15.000 (sekitar Rp250 juta)" kata seorang profesor madya obstetri dan ginekologi klinis di Northwestern University Feinberg School of Medicine, Lauren Streicher, M.D., dilansir Self pada tahu n 2017.
Namun, Streicher mencatat bahwa biaya keguguran dapat bervariasi dari satu rumah sakit ke rumah sakit lain dan tergantung pada kondisi medis perempuan tersebut. Itu membuat kita sulit untuk memperkirakan biaya rata-ratanya.
Menurut ulasan di laman Health tahun 2025, biaya prosedur D&C berkisar antara $709 hingga lebih dari $15.000. Prosedur penting ini dilakukan untuk mengangkat jaringan rahim setelah keguguran.
Biaya perawatan keguguran mungkin akan berbeda tergantung pada cakupan asuransi dan lokasi. Tanpa asuransi, biaya dapat meningkat menjadi sekitar $16.523 (Rp278 juta) jika perempuan mengalami keguguran pada trimester kedua.
Demikian kisah pasangan influencer TikTok yang menceritakan soal tagihan rumah sakit usai alami keguguran.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/pri)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kehamilan
5 Cara Menjelaskan kepada Si Kakak bila Bunda Alami Keguguran
Kehamilan
Kisah Unik Wanita dan Iparnya, Hamil, Kehilangan Bayi, Kembali Dikaruniai Anak Bersamaan
Kehamilan
Kisah 3 Bunda Keguguran Berkali-kali, Punya Rahim Ganda & 6 Kali Kehilangan Janin
Kehamilan
6 Jenis Keguguran dan Cara Mengurangi Risikonya
Kehamilan
9 Penyebab Keguguran, dari Faktor Genetik hingga Penyakit Kronis
7 Foto
Kehamilan
7 Artis yang Pernah Alami Keguguran dan Berhasil Hamil Lagi
HIGHLIGHT
HAIBUNDA STORIES
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Kisah Ibu yang Merasa Bersalah Setelah Mengalami Keguguran
Kisah 5 Bunda Seleb yang Alami Keguguran saat Hamil Usia 40 Tahun Lebih
Kisah Keguguran Putri Mahkota Jepang Masako saat Hamil Calon Penerus Takhta