kehamilan
Ketahui Cara Mengurangi Rasa Sakit saat BAB Pasca Operasi Caesar
HaiBunda
Selasa, 13 Jan 2026 20:00 WIB
Daftar Isi
Buang air besar (BAB) pasca operasi caesar bisa menjadi pengalaman yang menakutkan untuk kebanyakan Bunda. Rasa sakit di perut serta bekas jahitan yang masih sensitif membuat momen BAB terasa berat. Ketahui cara mengurangi rasa sakit saat BAB pasca operasi caesar.
Melansir laman Tommy's bahwa ibu yang baru melahirkan secara caesar memerlukan waktu beberapa jam atau hari agar usus mulai bekerja kembali. Bunda juga merasa perut kembung, angin seperti terperangkap di dalam perut, serta mengalami sembelit yang menyakitkan. Â
Sebuah survei observasional tahun 2021 meneliti prevalensi sembelit di antara 474 perempuan hamil, 403 orang pada periode pasca persalinan, dan kelompok kontrol yang terdiri dari 200 perempuan wanita yang tidak hamil dan belum melahirkan dalam setahun terakhir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Survei tersebut menemukan bahwa 52 persen perempuan pasca persalinan mengalami sembelit, dibandingkan dengan 40 persen perempuan hamil, dan 21 persen dari kelompok kontrol.
Prevalensi sembelit lebih tinggi setelah persalinan sesar dibandingkan persalinan normal. Beberapa hari setelah persalinan sesar, prevalensi sembelit mencapai 57 persen. Sebulan setelah persalinan sesar, prevalensi sembelit turun menjadi 15 persen.
Meskipun prevalensi sembelit mungkin lebih tinggi setelah persalinan caesar dibandingkan persalinan normal, orang tetap dapat mengambil langkah-langkah untuk mengurangi risikonya.
Mengapa BAB bisa sakit setelah operasi caesar?
Melansir laman NCT.org.uk, ibu atau orang yang melahirkan dengan setiap jenis persalinan, akan membutuhkan waktu untuk pulih. Pemulihan ibu atau orang yang melahirkan harus diprioritaskan, dan mereka dapat meminta bantuan atau menerima tawaran bantuan. Namun dalam proses pemulihan itu, ibu perlu BAB. Sayangnya, proses BAB bisa menyakitkan.
Nicole Galan, seorang perawat bersertifikat mengatakan, ada beberapa penyebab ibu yang baru operasi caesar mengalami sembelit. "Setelah melahirkan, buang air besar yang lambat sering disebabkan oleh fluktuasi hormon, atau kurangnya cairan atau serat dalam makanan," kata Galan dilansir dari Healthline.
Beberapa kemungkinan lain BAB terasa menyakitkan usai caesar antara lain:
- Anestesi yang digunakan selama operasi (dapat membuat otot lesu sementara)
- Obat penghilang rasa sakit narkotika
- Dehidrasi, yang lebih berisiko bagi ibu menyusui
- Zat besi dalam suplemen prenatal
- Otot panggul yang melemah
"Penyebab sembelit potensial lainnya adalah psikologis. Banyak ibu takut akan rasa sakit, atau jahitan mereka robek," ujar Galan.
Seperti apa rasanya BAB setelah melahirkan?
Bunda, usai melahirkan baik secara normal atau operasi caesar baru bisa BAB antara dua hingga tiga hari setelah melahirkan. Kotoran (feses) yang pertama setelah melahirkan bisa terasa sulit dikeluarkan dan mungkin lebih menyakitkan.
Namun, rasa ini jangan sampai membuat Bunda menunda atau menghindari toilet. Menahannya hanya akan membuat tinja lebih keras dan lebih sulit keluar. Ini meningkatkan potensi rasa sakit secara keseluruhan.
Cara BAB pasca operasi caesar yang lebih nyaman
Berikut cara-cara yang dapat Bunda praktikkan agar BAB terasa lebih nyaman dan minim rasa sakit:
1. Menghidrasi tubuh
Usahakan untuk mencukupi kebutuhan air putih sepanjang hari, karena ini sangat penting. Air membantu melunakkan feses sehingga lebih mudah dikeluarkan saat BAB.
2. Mengonsumsi makanan berserat tinggi
Bunda dapat mengonsumsi makanan yang kaya serat, seperti sayuran hijau, buah-buahan seperti buah plum atau prune, biji-bijian dan kacang-kacangan. Makanan ini dapat membantu menjaga tinja tetap lunak.
3. Menghindari obat penghilang nyeri yang berlebihan
Beberapa jenis obat penghilang nyeri, terutama opioid, dapat menyebabkan sembelit. Bunda dapat mendiskusikan dengan dokter tentang pilihan penghilang nyeri yang minim dampak terhadap pencernaan.
4. Melakukan gerak ringan sesegera mungkin
Jika Bunda mampu bergerak, lakukan beberapa kali sehari. Cobalah untuk meningkatkan durasinya beberapa menit setiap hari. Bergerak juga dapat membantu mengurangi gas dan kembung.
5. Memilih posisi BAB yang tepat
Ibu yang baru operasi caesar dianjurkan dalam posisi BAB duduk dengan bangku kecil di depan toilet. Ini agar kaki sedikit terangkat. Posisi tersebut dapat membantu usus bekerja lebih efektif dan mengurangi tekanan berlebih pada jahitan.
Penelitian menunjukkan bahwa buang air besar di toilet standar dengan penyangga kaki dapat memakan waktu hampir dua kali lebih lama dibandingkan saat menggunakan bangku kaki untuk mengangkat kaki dan pinggul.
Dorong feses dengan embusan napas yang lembut, bukan menahan napas atau mengejan terlalu kuat karena bisa terasa sakit pada luka operasi.
6. Mempertimbangkan suplemen probiotik
Makanan atau minuman yang mengandung probiotik seperti yogurt dapat membantu menjaga kesehatan usus dan mengatasi sembelit.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kehamilan
8 Makanan yang Perlu Bunda Hindari setelah Melahirkan secara Caesar
Kehamilan
Vagina Terasa Nyeri meski Melahirkan secara Caesar? Normal kok Bun
Kehamilan
9 Risiko Melahirkan Caesar yang Bunda Perlu Tahu, Depresi hingga Infeksi
Kehamilan
3 Hal yang Wajib Diketahui Saat Memilih Operasi Caesar untuk Melahirkan
Kehamilan
Luka Operasi Caesar Bisa Sembuh dengan Diolesi Madu? Ini Penjelasannya Bun
5 Foto
Kehamilan
Perjuangan Nita Vior Sambut Anak Pertama, Tunggu Persalinan Pervaginam tapi Akhirnya Caesar
HIGHLIGHT
HAIBUNDA STORIES
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Kapan Boleh Makan Pedas setelah Operasi Caesar?
Tips Perawatan pada Masa Nifas dan Hal yang Harus Dihindari
Berbahayakah Bunda Penderita Ambeien Melahirkan Pervaginam? Ini Kata Pakar