Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

kehamilan

Bagaimana bila Pria Gunakan Tespek dan Hasilnya Positif? Ternyata Bisa Jadi Pertanda Penyakit Ini

Annisa Aulia Rahim   |   HaiBunda

Kamis, 08 Jan 2026 20:00 WIB

Tes Kehamilan
Bagaimana bila Pria Gunakan Tespek dan Hasilnya Positif? Ternyata Bisa Jadi Pertanda Penyakit Ini/Foto: Getty Images/iStockphoto
Daftar Isi
Jakarta -

Tes kehamilan atau tespek selama ini identik dengan perempuan. Tapi bagaimana kalau pria yang memakainya justru mendapat hasil positif?

Meski terdengar seperti lelucon, secara medis hal ini bisa terjadi, Bunda, dan justru tidak boleh dianggap sepele. Hasil tespek positif pada pria bukan berarti hamil, melainkan bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan, bahkan penyakit serius yang perlu segera diperiksa.

Bagaimana tespek bisa positif pada pria?

Tespek bekerja dengan mendeteksi hormon human chorionic gonadotropin (hCG) di dalam urine. Pada perempuan, hormon ini muncul saat hamil. Sementara pada pria sehat, hCG hampir tidak ada. Jika tespek pria menunjukkan dua garis, artinya tubuh memproduksi hCG secara tidak normal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Pada pria sehat, hormon hCG seharusnya hampir tidak ada. Karena itu, jika tespek pria menunjukkan hasil positif, berarti ada kondisi tidak normal yang menyebabkan hormon hCG muncul atau terdeteksi.


Penyebab medis tespek pria positif

​​Tespek positif pada pria memang jarang terjadi, tetapi secara medis bisa dijelaskan. Kondisi ini muncul karena adanya hormon human chorionic gonadotropin (hCG) di dalam urine pria, padahal hormon tersebut seharusnya tidak ada. Berikut beberapa penyebab medisnya, Bunda:

1. Kanker testis (paling sering dikaitkan)

Ini adalah penyebab paling sering dan paling serius. Beberapa jenis kanker testis, terutama tumor sel germinal, dapat memproduksi hormon hCG. Hormon inilah yang kemudian terdeteksi oleh tespek dan memunculkan hasil positif.

Dikutip dari StatPearls (NCBI) menjelaskan bahwa peningkatan hCG pada pria paling sering berkaitan dengan kanker testis. Selain itu, menurut studi klinis yang dipublikasikan dalam PubMed menyebut hCG sebagai penanda tumor yang penting untuk mendeteksi dan memantau kanker testis.

Gejala yang bisa muncul:

  • Benjolan atau pembesaran testis
  • Rasa berat atau nyeri di skrotum
  • Nyeri punggung bawah
  • Pembesaran payudara pada pria

Kabar baiknya, Bun, kanker testis termasuk kanker dengan tingkat kesembuhan tinggi jika terdeteksi sejak dini.

2. Tumor atau kanker di organ lain

Selain kanker testis, tespek positif pada pria juga bisa disebabkan oleh tumor atau kanker di organ lain, meski kejadiannya jauh lebih jarang. Hal ini tetap berkaitan dengan hormon human chorionic gonadotropin (hCG) yang terdeteksi oleh tes kehamilan.

Dalam kondisi tertentu, sel kanker dapat memproduksi hCG secara abnormal. Hormon ini kemudian masuk ke aliran darah dan dikeluarkan melalui urine, sehingga terbaca positif oleh tespek. Tes kehamilan tidak bisa membedakan sumber hCG, sehingga selama hormon tersebut ada, hasilnya tetap positif.

Walau lebih jarang, hormon hCG juga bisa meningkat pada:

  • Tumor hati
  • Kanker paru-paru tertentu
  • Tumor saluran pencernaan

3. Hasil palsu (false positive)

Selain karena kondisi medis tertentu, tespek positif pada pria dalam kasus yang sangat jarang bisa disebabkan oleh hasil palsu (false positive). Artinya, tes menunjukkan dua garis, padahal sebenarnya tidak ada peningkatan hormon hCG yang bermakna di dalam tubuh.

4. Pengaruh terapi atau obat tertentu

Dalam kondisi tertentu, terapi atau obat tertentu juga bisa memengaruhi hasil tespek pada pria, meski kejadiannya tergolong jarang. Hal ini tetap berkaitan dengan hormon human chorionic gonadotropin (hCG) yang terdeteksi oleh tes kehamilan.

Apakah tespek bisa jadi alat deteksi penyakit?

Jawabannya tidak, Bun.

Tes kehamilan (tespek) bukan alat untuk mendeteksi penyakit, apalagi menegakkan diagnosis medis. Tespek hanya dirancang untuk mendeteksi hormon hCG dalam urine, bukan untuk mengetahui penyebab munculnya hormon tersebut.

Alasan Kenapa tespek Pria Bisa Positif, karena tespek tidak bisa membedakan asal hormon hCG. Jika hCG ada di urine baik karena kehamilan, gangguan hormon, terapi tertentu, maupun penyakit alat tetap akan membaca hasil positif. Artinya, tespek pada pria hanya bisa menjadi tanda awal (alarm), bukan alat diagnosis.

Organisasi medis internasional menegaskan: Tidak semua kanker testis menghasilkan hCG serta tes darah dan pemeriksaan dokter tetap diperlukan untuk memastikan diagnosis

Kapan perlu periksa ke dokter?

Bunda sebaiknya waspada dan menyarankan pemeriksaan medis jika:

  • Tespek pria positif
  • Ada benjolan di testis
  • Nyeri berkepanjangan
  • Berat badan turun tanpa sebab
  • Mudah lelah atau nyeri tulang

Pemeriksaan lanjutan biasanya meliputi tes darah hCG, USG testis, dan pemeriksaan pencitraan lainnya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda