kehamilan
Mengenal Dye Stealer, Hasil Tespek Positif tapi Garis Tes Kedua Lebih Gelap
HaiBunda
Jumat, 02 Jan 2026 14:30 WIB
Daftar Isi
Dye stealer adalah istilah yang semakin sering muncul di kalangan ibu hamil, terutama di forum kehamilan dan media sosial. Kondisi ini merujuk pada hasil tes kehamilan (tespek) positif dengan garis tes yang kedua tampak lebih gelap dibandingkan garis kontrol. Lantas apa sebenarnya arti dye stealer, kapan bisa terjadi, dan apakah aman? Simak penjelasan selengkapnya berikut ini yuk, Bunda.
Jennifer Peña, MD, FACP, dokter penyakit dalam bersertifikat mengatakan bahwa dye stealer merujuk pada hasil tes kehamilan positif dengan garis tes kedua lebih gelap dibandingkan garis kontrol. Ia juga menyebut bahwa istilah dye stealer bukan istilah medis.
"Istilah ini bukan istilah medis atau klinis, melainkan sebutan yang umum digunakan di forum kehamilan dan media sosial," ujar Jennifer Peña, MD, FACP dikutip dari laman Thebump.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jenna Turocy, MD, seorang dokter kandungan (ob-gyn), ahli endokrinologi reproduksi, dan spesialis infertilitas di Columbia University Fertility Center menambahkan bahwa istilah dye stealer digunakan untuk menggambarkan tes kehamilan rumahan dengan garis tes yaitu garis yang mendeteksi hormon human chorionic gonadotropin (hCG) tampak lebih gelap dibandingkan garis kontrol.
"Hal ini terjadi ketika kadar hCG dalam urine sangat tinggi sehingga garis tes menggunakan (atau ‘mencuri’) lebih banyak pewarna pada strip tes, sehingga garis kontrol terlihat lebih samar," jelas Jenna Turocy, MD.
Penyebab terjadinya dye stealer
Jenna Turocy menjelaskan bahwa dye stealer terjadi ketika kadar hCG sangat tinggi, cukup tinggi hingga antibodi pada strip tes mengikat sebagian besar pewarna sebelum mencapai garis kontrol.
Di samping itu, Banafsheh Kashani, MD seorang spesialis fertilitas dan IVF di Aliso Viejo, California menyebutkan bahwa dye stealer lebih sering muncul jika tes dilakukan saat hCG sudah meningkat signifikan, misalnya mendekati akhir trimester pertama.
Bagi sebagian orang, hasil dye stealer dapat memberikan rasa tenang, terutama setelah lama menanti kehamilan.
Karena kadar hCG meningkat dengan cepat selama 8–10 minggu pertama kehamilan, wajar jika garis tes pada alat tes kehamilan rumahan terlihat semakin gelap seiring waktu. Namun, dye stealer bukan jaminan kehamilan sehat.
Banafsheh Kashani mengatakan Bunda juga bisa mendapatkan hasil dye stealer jika melakukan tes kehamilan di pagi hari. "Ketika kadar hCG dalam urine lebih terkonsentrasi terutama pada awal kehamilan," ucapnya.
Dalam kasus yang jarang terjadi, Turocy mencatat bahwa hasil tes kehamilan dye stealer bisa disebabkan oleh kehamilan mola, yaitu komplikasi serius yang melibatkan plasenta.
"Penting untuk dipahami bahwa dye stealer bukanlah diagnosis medis melainkan hanya efek dari reaksi kimia pada alat tes," tuturnya.
Kapan dye stealer bisa terjadi?
Nap Hosang, MD, MPH, seorang dokter kandungan (ob-gyn) yang berpraktik di Oakland, California mengatakan tidak ada waktu yang pasti kapan Bunda bisa mendapatkan hasil tes kehamilan dye stealer.
"Hal ini sangat bergantung pada konsentrasi hCG dalam sampel urine yang digunakan saat tes,” ujar Nap Hosang, MD, MPH.
Jennifer Pena menambahkan bahwa umumnya hasil tes dye stealer pertama kali dapat terlihat saat usia kehamilan sekitar 5–6 minggu, karena pada masa tersebut kadar hCG sudah cukup tinggi sehingga garis tes menjadi lebih gelap.
Namun, dalam beberapa kasus, Bunda bisa saja menjalani kehamilan yang sepenuhnya sehat tanpa pernah mendapatkan hasil tes dye stealer. “Sebagian orang memang tidak pernah mengalaminya dan itu sepenuhnya normal,” kata Nap Hosang.
Apakah ada kadar minimum hCG untuk dye stealer?
Tidak ada angka pasti apakah ada kadar minimum hCG untuk dye stealer. Namun menurut para ahli, dye stealer biasanya muncul saat kadar hCG berada di kisaran 500–1.000 mIU/mL atau lebih, tergantung merek dan sensitivitas alat tes.
"Karena kadar hCG meningkat dengan cepat pada awal kehamilan, sebagian orang mungkin sudah melihat hasil dye stealer sedini 21–28 hari setelah ovulasi. Meski demikian, waktunya bisa berbeda-beda pada setiap orang," ujar Jennifer Pena.
Kesimpulan dari hasil tes dye stealer bisa terasa menyenangkan dan bahkan menenangkan dalam beberapa kasus. Namun, penting untuk tetap bekerja sama dengan tenaga kesehatan dalam menilai kondisi kehamilan Bunda.
“Setelah mendapatkan hasil positif yang jelas, melakukan tes setiap hari justru dapat menimbulkan stres yang tidak perlu. Kadar hCG bisa berfluktuasi dan tingkat kegelapan garis pada tes dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor yang tidak berkaitan langsung dengan kesehatan kehamilan," ujar Jenna Turocy.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kehamilan
5 Cara Tes Kehamilan Tanpa Test Pack, Bisa Gunakan Gula Hingga Odol
Kehamilan
Cobain Yuk Bunda, 7 Tes Kehamilan Secara Alami
Kehamilan
7 Cara Mudah dan Alami Cek Kehamilan di Rumah
Kehamilan
Kapan Waktu Tepat Lakukan Tes Kehamilan? Cari Tahu Yuk Bunda
Kehamilan
5 Kesalahan Saat Menggunakan Test Pack Kehamilan
5 Foto
Kehamilan
5 Gambar Test Pack Positif Hamil, Tak Selalu Muncul Dua Garis Lho
HIGHLIGHT
HAIBUNDA STORIES
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Apakah Tespek Garis 2 Sudah Pasti Tanda Positif Hamil? Ini Kata Dokter
Tespek Garis 2 Samar, Apakah Tanda Hamil? Ketahui Penyebab & Hal yang Perlu Dilakukan
Alami Gejala Hamil Tapi Tespek Negatif, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya